Pasar Hotel Asia Pasifik Didominasi Industri Pariwisatanya Maju

0
319
Hong Kong

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Jones Lang Lasale (JLL), Konsultan properti internasional menilai pasar perhotelan di Asia Pasifik masih didominasi oleh negara dengan industri pariwisata dan perdagangan yang maju seperti Hong Kong, Singapura, Sydney dan Melbourne.

“Permintaan dan pasokan kamar hotel di kota empat kota itu relatif stabil dalam jangka waktu yang panjang. Hong Kong dan Australia telah menjadi pasar yang menonjol di kawasan Asia Pasifik dalam hal investasi masuk, yang besarnya tidak lebih dari US$1,5 miliar,” papar Frank Sorgiovanni, Head of Research JLL Hotels & Hospitality Group Asia Pacific melalui siaran pers, Rabu (5/7/2017).

Frank mengatakan Australia menjadi favorit perusahaan investor hotel yang berbasis di Asia. Menurutnya, pasar hotel di Australia yang paling aktif berada di Sydney dan Melbourne. Tahun ini, mayoritas komitmen investasi terjadi di Melbourne.

Kecuali InterContinental Sydney Double Bay yang menjual seharga US$104 juta, nilai tertinggi yang tercatat untuk hotel pinggiran kota di Sydney. Properti itu diakuisisi oleh konsorsium investor yang berbasis di China.

Berbagai pusat konvensi internasional yang baru dibuka juga memberikan mampu menggenjot kinerja perhotelan dan industri MICE di Sydney.

Aktivitas transaksi hotel diperkirakan akan terus berlanjut di Australia sepanjang tahun mengingat rendahnya tingkat suku bunga, prospek pertumbuhan ekonomi yang sehat dan melemahnya dolar Australia.

Sementara, dari data JLL, nilai investasi hotel Asia Pasifik di paruh pertama 2017 bernilai US$2,9 miliar. JLL mencatat 28 transaks hotel di enam negara yang berjumlah lebih dari 5.000 kamar, dengan harga rata-rata per kamar dari semua transaksi tercatat sebesar US$486 per kamar. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.