Pariwisata Prancis Mulai Terpuruk

0
1178
Menara Eiffel Paris

PARIS, test.test.bisniswisata.co.id: DAMPAK tragedi Paris yang terjadi 13 November 2015 dan menewaskan 132 wisatawan, bardampak negatif bagi pariwisata Prancis. Jelang natal, pariwisata Ibukota Prancis mulai terpuruk. Dimulai dari lonjakan pembatalan sebesar 25 persen pembelian tiket seminggu setelah teror mengerikan terjadi.

Setelah kondisi keamanan Paris perlahan kondusif, pemesanan tiket pesawat tidak beranjak seperti biasanya, bahkan cenderung mengalami grafik penurunan yang sangat tajam. Kondisi ini jelas berdampak pada dunia pariwisata negara Menara Eiffel.

Menurut studi ForwardKeys (situs data wisata) dari 200 ribu agen perjalanan, pemesanan tiket pesawat menuju Paris selama periode Natal, 25 hingga 31 Desember 2015 turun 13 persen dibanding tahun lalu. Penurunan pemesanan tiket terbesar berasal dari Amerika Serikat, Spanyol, Jepang dan Jerman.

“Situasi pemesanan tiket menuju Paris menjelang libur natal sangat mengkhawatirkan. Pariwisata Paris memang diprediksi akan bangkit, tetapi kapan?” ujar Chief Executive Officer ForwardKeys, Olivier Jaeger dikutip Bigstory, Jumat (27/11/2015).

Prancis adalah salah satu destinasi wisata terbesar di dunia, sehingga rentan terhadap perubahan perilaku turis, termasuk karena ancaman teroris. Karena itu, maskapai penerbangan sebagai moda transportasi yang paling sering digunakan turis menuju Paris semakin memperketat keamanan.

British Airline Pilots Association mengatakan, setiap awak pesawat harus mempunyai kemampan menilai risiko keselamatan. Hal ini untuk mengurangi risiko maskapai penerbangan terhadap ancaman teroris.

“Terorisme adalah risiko yang harus ditangani maskapai penerbangan, sehingga awak pesawat tidak boleh ditinggalkan dalam menghadapi kondisi saat ini. Pilot ingin terlibat dalam diskusi tentang keamanan di maskapai pada tingkat pemerintahan,” tulis British Airline Pilots Association dalam website mereka. (marcapada2015@yahoo.co.id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.