Palembang Tiru Thailand Kembangkan Wisata Sungai

0
1009

PALEMBANG, test.test.bisniswisata.co.id: PEMERINTAH Kota (Pemkot) Palembang mencontoh Thailand dalam mengembangkan wisata sungai, karena negara itu berhasil menduniakan Sungai Chao Phraya sebagai tujuan wisatawan asing.

Staf Ahli Pemerintah Kota Palembang bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Investasi, Sudirman Teguh di Palembang mengatakan, dalam waktu dekat, jajaran pejabat Pemkot akan berkunjung ke Thailand untuk mempelajari cara memasarkan dan mengembangkan pariwisata sungai.

“Secepatnya, apa yang dilakukan Thailand akan diadopsi Palembang, karena memiliki kemiripan yakni sama-sama menawarkan wisata sungai,” kata dia, Palembang, Jumat (26/6).

Pemkot Palembang gencar mengembangkan wisata sungai, setelah menjalin kerja sama dengan BUMN pengembang pariwisata, PT Indonesia Tourism Development Corporation PT ITDC).

Pemkot ingin mewujudkan rencana pembuatan lokasi wisata sungai pertama di Indonesia di kawasan Sungai Musi. Terkait dengan kebutuhan dana, menurutnya, PT ITDC yang akan bertanggung jawab karena ranah pemkot sebatas regulasi dan penyediaan lahan.
“Harapannya, setelah ada nota kesepahaman (MoU) bisa langsung bergerak, sehingga progres pada tahun ini sudah terasa,” ujar dia.

Mengenai kemampuan PT ITDC dalam merealisasikan rencana ini, menurutnya, Pemkot percaya karena BUMN ini telah berhasil mengawal dua tempat wisata, yakni Nusa Dua Bali dan Mandalika Lombok. “Seperti Mandalika yang telah menerima kucuran dana Rp 1,3 triliun untuk pembangunan fasilitas penunjang, begitu pula yang diinginkan Palembang setelah kawasan Sungai Musi digarap,” kata dia.

Sebelumnya, dalam penjelasan detail engineering design (DED) atau desain perencanaan detail untuk proyek pembangunan oleh pejabat PT ITDC di Palembang beberapa waktu lalu, diketahui bahwa di dekat Sungai Musi akan dibangun hotel 20 lantai dengan dana sekitar Rp 200 miliar. (marcapada2015@yahoo.co.id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.