Pajak Hotel & Restoran Kab. Badung Capai Rp 5 Triliun, Pemkab Tingkatkan Promosi Wisata

0
925
Bupati Kabupaten Badung, Bali, I Nyoman Giri Prasta tingkatkan promosi wisata di wilayah kerjanya. ( foto: Hilda Ansariah Sabri)

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Pajak Hotel dan Restoran di Kabupaten Badung,  Bali, tahun ini diproyeksikan mencapai Rp 5 Triliun, naik dari Rp 4,6 triliun yang dicapai tahun lalu sehingga meningkatkan Penghasilan Asli Daerah (PAD), “ kata Bupati Kabupaten Badung, I Nyoman Giri Prasta.

Berbicara disela-sela peluncuran Lively Legian Beach Festival 2016 ( LLBF) oleh Esthy Reko Astuti  Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara,  Kemenpar, Rabu malam 27/7, di Balairung Soesilo Soedarman, Bupati menambahkan bahwa sistem pajak online sudah 95% dapat diterapkan di wilayah kerjanya.

Dengan Penghasilan Asli Daerah ( PAD) yang meningkat dari kalangan industri pariwisata maka Pemkab juga fokus melakukan promosi di pasar-pasar utama, memetakan desa-desa yang ada untuk dikembangkan menjadi desa-desa wisata budaya, wisata agro, ekowisata dan lainnya.

“Kami juga berupaya menjaring kegiatan Meeting, Incentive, Conference dan Exhibitions sebanyak mungkin dan membuat event-event yang mampu menjaring kunjungan wi satawan mancanegara (wisman) maupun wisatawan nusantara ( wisnus) ke Kabupaten Badung dengan pantai-pantai berpasir putih yang indah, “ ungkap  Bupati Nyoman Giri Prasta.

Event budaya seperti tradisi Perang Ketupat dan pemetaan potensi 36 daya tarik wisata serta pengembangan wisata kesehatan akan mendorong potensi wisata MICE memgingat saat ini sudah asa 11 Desa Wisata dan terbentuknya kelompok-kelompok Sadar Wisata untuk mengelola kegiatan incentive yang merambah ke desa-desa wisata.

“Tahun depan kami telah merencanakan satu event baru di Kabupaten Badung yaitu Fetival Wisata Bahari 2017 yang bisa diisi dengan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan wisata bahari dan beragam kompetisi lainnya melibatkan peserta dari negara lain,” kata Bupati.

Untuk itu pihak Pemkab terus membenahi infrastruktur dan konsisten mempromosikan potensi wisata di Kabupaten Badung dan Bali pada umumnya. Sampai bulan Juli 2016, tak sedikit rangkaian promosi wisata tersebut dilakukan di berbagai negara.

“Kita ikut bagian di ITB Berlin, melakukan roadshow di tiga kota Australia yakni Perth, Melbourne dan Sydney, membawa misi kesenian di Osaka, Jepang atas undangan Konjen Osaka di sana dan Badan Promosi Pariwisata Kabupaten Badung melakukan promosi wisata di Korea Selatan,” paparnya.

Menyinggung penyelenggaraan Lively Legian Beach Festival ( LLBF), Bupati I Nyoman Giri Prasta mengatakan, pihaknya mendapat dukungan dari  segenap komponen, baik pemerintah atau Kemenpar,  swasta maupun masyarakat yang menampilkan semua kemolekan atraksi pariwisata seperti seni budaya, Sapta Pesona, maupun daya tarik  sunset view yang terkenal di Pantai

Legian Beach Festival akan berlangsung pada 26-29 Agustus 2016 di sepanjang Pantai Legian, Bali, mulai dari The Stones Hotel menuju Padma Resort dan diisi dengan kegiatan seni dan tradisi seperti tari-tarian, fetsival kuliner Indonesia, suvenir, fashion parade, mini pageant, surfing dan olahraga air lainnya.

Baik artis lokal dan nasional berpartisipasi dalam acara ini, di antaranya Legian Legend, /rif, Navicula dan The Groove juga menampilkan tarian spesial yaitu Tari Joged Bungbung dengan nilai-nilai yang sebenarnya, karena tarian tersebut selama ini diklaim erotis.

Selain itu, Legian Beach Festival 2016  akan menggelar aktivitas menarik khusus untuk anak-anak seperti melukis, dan menggambar, serta kompetisi menari. “Kami sangat menyadari begitu penting untuk menjaga keberadaan wisatawan baik mancanegara dan Nusantara untuk berkunjung ke tempat kami, Badung dan Bali  karena itu promosi yang konsisten dan beragam festival di gelar ” kata I Nyoman Giri Prasta. (Hilda Ansariah Sabri)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.