Oktober 2016, Presiden Jokowi Resmikan Sekolah Pilot Pertama di Papua

0
946
Presiden Jokowi saat resmikan Bandara Wamena (Foto: PresidenRI.go.id)

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan meresmikan sekolah pilot pertama di Provinsi Papua, pada pekan kedua Oktober 2016. Sekolah pilot yang berlokasi di Kota Biak Numfor, Papua itu didirikan oleh swasta asal Papua. Selanjutnya, sekolah dikelola Badan Usaha Milik Adat (BUMA).

“Intinya Presiden ingin masyarakat Papua tak hanya jadi penonton, tapi juga bisa membangun daerahnya lewat dunia penerbangan,” ujar Staf Khusus Presiden bidang Urusan Papua Lenis Kogoya usai menghadap Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (26/09/2016).

Sekolah Pilot Papua ini, kata Lenis, sejalan dengan keinginan Presiden Jokowi menjadikan anak Papua sebagai tokoh utama dalam dunia penerbangan. “Presiden mengharapkan Papua bukan lagi penonton tapi anak-anak papua bisa jadi di dunia penerbangan, terus anak Papua ikut terlibat membangun Papua dalam kerangka NKRI. Di siapkan untuk mendidik agar punya sekolah penerbangan di Biak,” tandasnya.

Menurut Lenis, sudah ada sekitar 30 anak Papua pilihan yang akan menuntut ilmu di sekolah pilot. Sebagian dari mereka saat ini tengah belajar di sekolah pilot di Cirebon. Setelah sekolah pilot pertama di Papua resmi beroperasi, semua aktivitas belajar di Sekolah Penerbangan Cirebon akan dipindahkan ke Biak.

“Sudah ada sembilan pesawat yang siap dipindahkan ke Sekolah Pilot Biak. Juga, di sana kan banyak gunung, awan, jadi mereka latihannya nanti adaptasi langsung dengan alam. Biar terbiasa, biar jadi pilot andal,” tambah Lenis.

Ditambahkan, 30 Anak Papua ini sudah tergabung dalam Asosiasi Pilot Papua. “Asosiasi Pilot Papua saya pimpinannya. Saya bina mereka, mereka sudah punya organisasi,” terang Lenis juga sebagai Ketua Lembaga Masyarakat Adat Papua.

Menurut dia, target utama dibangunnya sekolah pilot untuk menjawab kebutuhan transportasi di Papua. Sebab, banyak distrik di Papua dan Papua Darat yang aksesnya sangat sulit sehingga hanya dapat diakses dengan pesawat ukuran kecil. “Papua ini kan kontur alamnya gunung-gunung, anak-anak ini nanti akan langsung latihan dengan medan yang seperti itu,” ucap dia.

Menyinggung soal nama sekolah pilot, Lenis belum bisa menyebut nama sekolah pilot yang akan diresmikan kepala negara itu. “Ada (nama sekolah pilot), nanti kita kasih tahu namanya,” jawabnya singkat.

Lenis mengatakan, selain sekolah pilot, akan ada juga peresmian sekolah unggulan dan akademi komunitas. “Di akademi komunitas itu merangkup sekolah bidang teknologi, pertanian, komputer dan lain-lain. Itu sekolahnya di Wamena, Kemudian ada juga nanti peresmian sekolah unggulan. Itu dari swasta,” jelas Lenis. (endy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.