Ojek Argo, Motor Berargometer Bisa Jadi Solusi Untuk Ke Tempat Wisata

0
1146
Ojeg Agro hadir di Jakarta dan Bandung ( foto: kompas.com)

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Mau berwisata keliling Jakarta, ojek solusinya. Keadaan lalu lintas di ibukota yang sudah macet ditambah lagi dengan pembangunan monorel yang sedang berjalan tentu saja banyak waktu terbuang bila naik kendaraan roda empat.

“Kalau mau ke Kota Tua atau ke Museum Bank Indonesia, dan beberapa tempat wisata di Jakarta memang lebih enak pakai ojek, gak kena macet. Apalagi sekarang ada Ojek Argo,” ujar Dewi, wanita yang pernah menggunakan jasa Ojek Argo, hari ini.

Menurutnya selain mudah aplikasinya, Dewi juga merasa aman karena pergerakan driver yang sedang mengantar dirinya juga bisa ikut dipantau secara realtime oleh orang lain, contohnya seperti keluarga, teman atau pun orang lain yang ia percayakan untuk melakukan pelacakan tersebut.

“Jadi ketika mau berwisata sendirian di Jakarta atau di Bandung, saya tidak takut untuk naik Ojek Argo ini apalagi tarifnya flat.

Tidak perlu tarif promo atau tarif subsidi karena hanya Rp. 3000,-/kilometer sepanjang hari dan sepanjang tahun. Tidak ada beda harga d ipagi hari maupun di malam hari. Minimum order juga hanya Rp 10.000,- saja.

Tinggal download aplikasinya, install dan langsung bisa panggil .Aplikasinya sendiri sudah memiliki built-in fasilitas chatting jadi tidak perlu menelpon pengemudinya dan bebas pula memilih siapa pengemudinya bahkan jika lain waktu mau menggunakan pengemudi ojek yang sama nisa dilayani dengan orang yang sama.

“Lokasi calon penumpang akan otomatis di deteksi oleh aplikasinya. Tinggal naik ojeknya dan pengemudi ojek Argo akan mengantar kamu kemana saja yang kita tuju. Argo digital secara real time akan menghitung jarak tempuh berdasarkan jarak terdekat antara asal dan tujuan penumpang yang juga bisa lihat argo berjalannya di smartphone” ungkapnya.

Website Ojek Argo bisa diakses di www.ojek-argo.com. “Karena tak ada promo, kita mengutamakan pengenalan media sosial kepada masyarakat,” ujar Rizal Saputra, Founder Ojek Argo.

“Minat masyarakat, dalam dua bulan sudah ada 1.600 yang mendaftar sebagai driver dan yang mengunduh aplikasinya ada sekitar 12.000,” ungkapnya. Selain itu, driver yang mendaftar juga berasal dari daerah berbeda-beda di seluruh Indonesia. Ada yang dari Medan, Jakarta, Bandung, Bali, Surabaya, Kalimantan, dan Sulawesi. “Dan yang paling banyak itu dari Bandung dan Jakarta,” tambahnya. (evi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.