Nutrive Benecel Gelar Gerakan Indonesia Tangkal Kolestral

0
797

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Serangan jantung dan stroke menduduki dua peringkat teratas penyebab kematian di dunia. Hasil Riset Kesehatan Dasar Indonesia 2013, stroke dan penyakit jantung menduduki peringkat teratas penyebab kematian di Indonesia. Stroke dan penyakit jantung uniknya, memiliki faktor risiko yang sama.

Mereka yang terkena stroke berisiko tinggi terkena serangan jantung, demikian pula sebaliknya. Mengacu pada riset dari Center for Disease Control and Prevention (CDC) di Amerika, orang dengan kadar kolesterol tinggi, berisiko hingga 2 kali lipat menderita penyakit jantung dibandingkan orang dengan kadar kolesterol normal.

Sementara proporsi rerata masyarakat Indonesia dengan kadar kolesterol total diatas nilai normal adalah 35% (1 dari 3 orang). Proporsi masyarakat dengan LDL (kolesterol jahat) diatas nilai optimal mencapai 76,2% (dengan proporsi kategori LDL tinggi atau sangat tinggi 15,9%).

Memperingati Hari Jantung Sedunia dan Hari Stroke Sedunia, Kalbe Nutritionals membantu meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia menuju kehidupan lebih baik, Kalbe didukung Kementerian Kesehatan, Yayasan Jantung Indonesia serta bekerjasama Klikdokter.com mengadakan gerakan Indonesia Tangkal Kolesterol melalui produknya Nutrive Benecol.

Gerakan Indonesia Tangkal Kolesterol merupakan rangkaian program edukasi dengan misi meminimalisir penderita kolesterol tinggi dan menurunkan risiko stroke serta penyakit jantung koronerdi Indonesia karena kolesterol tinggi, papar Prof. DR. dr. Budhi Setianto, Sp.JP (K) selaku Ketua Yayasan Jantung Indonesia dalam keterangan tertulis yang diterima bisniswisata.co.id, Ahad (30/10/2016).

Dampak dari kolesterol tinggi, serta tentunya penyakit jantung dan stroke, menurunkan produktivitas sumber daya manusia, dan bahkan menurunkan proporsi populasi warga negara Indonesia yang produktif dan yang berpotensi memajukan bangsa, ungkapnya.

Kerugian dan dampak buruk akibat penyakit yang sebetulnya dapat dicegah, bukan saja menjadi kerugian individu, tapi juga berdampak bagi negara secara keseluruhan. Budaya atau kebiasaan hidup sehat seharusnya menjadi budaya bangsa, tambahnya.

Dr. Vito A. Damay, Sp.JP, M.Kes, FIHA, FICA, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh DarahdariKlikdokter.com menambahkan salah satu upaya untuk mencegah penyakit jantung dan stroke adalah dengan mencegah faktor utama penyebabnya seperti Diabetes Mellitus (penyakit gula atau kencing manis), Hipertensi (tekanan darah tinggi), kebiasaan merokok, kegemukan, dan kadar kolesterol tinggi.

Kolesterol jahat merupakan bagian penting dalam mekanisme terbentuknya plakaterosklerosis yang menyebabkan penyempitan dalam pembuluh darah jantung.

Salah satu penyebabnya adalah konsumsi makan yang kurang sehat secara berlebih. Berikut adalah lima makanan yang tinggi kadar kolesterol jahat (LDL) yaitu kuning telur dengan 1234 mg kolesterol/100 gr, telur ikan dengan 588 mg kolesterol/100 gr, hati dengan 564 mg kolesterol/100 gr, mentega dengan 215 mg kolesterol/100 gr dan udang dengan 588 mg kolesterol/100 gr.

Kondisi kadar kolesterol jahat yang tinggi sebenarnya tanpa gejala spesifik, walaupun masyarakat Indonesia umumnya berasumsi bahwa gejala kolesterol tinggi bisa dikenali lewat tanda seperti pusing pada bagian belakang kepala, pegal pada tengkuk dan pundak, serta nyeri pada dada bagian kiri seperti tertusuk.

Kalbe Nutritionals memiliki portfolio pangan fungsional melalui brandnya Nutrive Benecol, yang telah diakui dapat membantu menurunkan kolesterol dan risiko penyakit jantung koroner.

“Tahun 2016 sebagai momentum menjadi terdepan dalam inovasi penurunan kolesterol, risiko stroke dan jantung koroner masyarakat Indonesia, lewat rangkaian kegiatan gerakan Indonesia Tangkal Kolesterol Bersama Nutrive Benecol diadakan di 24 kota besar,” ungkap Donny Bambang Iryanto, Senior Brand Manager Nutrive Benecol.

Rangkaian edukasi yang diadakan, disusun untuk merubah pola pikir melalui seminar dengan dokter jantung, merubah pola makan melalui demo masak bersama ahli gizi dan merubah pola aktivitas fisik yang dipimpin oleh instruktur olahraga, karena ketiga pola tersebut sangat mendasar dalam menentukan gaya hidup seseorang, tambahnya.

Sebagai bagian dari program Indonesia Tangkal Kolesterol, Nutrive Benecol merilis gerakan senam B-FIT dan kampanye TANGKAL yang terdiri dari 7 Langkah Tangkal Kolesterol yaitu: 1) Teratur periksa kolesterol; 2) Awasi asupan dan pola makan; 3) Nikmati hidup tanpa rokok dan minuman beralkohol; 4) Giat Berolahraga dengan senam B-FIT; 5) Kendalikan berat badan dan hindari stress; 6) Awasi tekanan darah; 7) Lengkapi dengan Nutrive Benecol 2x sehari.

Sebagai bentuk konkrit dari kampanye TANGKAL, berikut adalah tiga hal yang menjadi fokus utama Gerakan Indonesia Tangkal Kolesterol dalam rangka menurunkan prevalensi penderita kolesterol tinggi dan jantung koroner di Indonesia. Pertama, menganjurkan dan mendukung pengecekan kolesterol secara teratur, mengingat fakta bahwa kolesterol tidak menimbulkan gejala.

Dalam hal ini, kampanye Gerakan Indonesia Tangkal Kolesterol menyediakan layanan pengecekan kolesterol serta layanan pengecekan risiko jantung koroner gratis. Kedua layanan ini juga tersedia di berbagai cabang KalCare di seluruh Indonesia. Fokus kedua memberikan dukungan melalui kandungan unggulan dari Nutrive Benecol, yaitu Plant Stanol Ester.

Olavi Erkinjuntti selaku Global Director Benecol Licensing Business menjelaskan data global WHO, lebih dari 50% orang dewasa memiliki tingkat kolesterol yang tinggi, dan di Indonesia, angkanya mencapai 36%. Plant Stanol Ester yang memiliki efek untuk menurunkan kadar kolesterol telah terbukti melalui lebih dari 70 uji klinis dan produk Benecol dapat menurunkan kadar kolesterol rata-rata 10% dalam 2-3 minggu dan menjaganya tetap rendah jika digunakan secara teratur.

Plant Stanol Ester juga telah mendapatkan pengakuan sebagai produk kesehatan yang aman dari FDA (Food and Drug Administration) Amerika dan EU Commission. Plant Stanol Ester, yang hanya dapat ditemukan di Benecol, juga direkomendasikan dalam beberapa panduan kardiovaskuler internasional, ucapnya.

Fokus ketiga adalah mendukung gaya hidup sehat dengan menjaga pola makan serta olahraga secara teratur melalui rangkaian kegiatan Gerakan Indonesia Tangkal Kolesterol. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here