Nugie Prihatin Kondisi Danau Ranupani

0
577
Nugie (Foto: femmeindonesia.co)

LUMAJANG, test.test.bisniswisata.co.id: Penyanyi solo Nugie prihatin, sedih dengan kondisi destinasi wisata alam Danau Ranupani di Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Danau di lereng Gunung Semeru kini tak indah, tak aman, dan tak nyaman karena dipenuhi sampah wistawan.

Mereka membuang seenaknya, sampah plastik air mineral, bungkus makanan dan mie, tas kresek, hingga pembalut wanita. Padahal, dulu danau ini terkenal dengan keindahan, kebersihan dan menjaga lingkungan alam.

“Sampah bertebaran, sedimentasi yang terjadi sangat parah, perlu ada revitalisasi,” lontar Agustinus Gusti Nugroho, nama asli Nugie di sela-sela acara Jambore Sapu Gunung, Sabtu (30/4/2016).

Nugie hadir sebagai juru kampanye penanggulangan sampah di taman nasional dan gunung. Pelantun lagu teman baik ini mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kelestarian alam di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), terutama di kawasan Ranupani.

Kawasan TNBTS, kata lelaki kelahiran Jakarta, 31 Agustus 1971, memiliki daya tarik yang bagus, baik kondisi hutan dan gunungnya. Belum lagi satwa-satwa yang ada didalamnya.

Adik kandung Katon Bagaskara juga menyoroti pola tanam masyarakat Ranupani yang beresiko. ”Potensi longsornya sangat besar, pemerintah daerah harus segera ambil tindakan. Kondisi ini juga berpengaruh pada menurunnya kualitas Ranupani,” jelas mantan pemeran film Sang Pemimpi itu.

Anggota The Dance Company ini mengaku senang bisa terlibat aktif dalam pelestarian lingkungan dan aktif bersama-sama menyikapi masalah sampah di Indonesia.

“Buat para pendaki, ayo jaga lingkungan. Jangan tinggalkan sampah di atas gunung. Bawa ke bawah dan buang pada tempatnya,” ajaknya seperti dikutip laman metrotvnews.com. (*/MO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here