Minahasa Tenggara Dipromosikan ke Belanda

0
950
Danau Messel (Foto: www.cumilebay.com)

MINAHASA TENGGARA, test.test.bisniswisata.co.id: BERTEKAD daerahnya dikunjungi wisatawan mancanegara terutama Eropa, Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara mempromosikan potensi daerah wisata di pameran Tong Tong Fair Belanda, 28 Mei – 6 Juni 2016

“Minahasa Tenggara akan kembali berpartisipasi pada ajang Tong Tong Fair, untuk mempromosikan potensi daerah,” tegas Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Minahasa Tenggara Robby Sumual di Ratahan, Rabu (16/03/2016).

Beberapa potensi yang akan dipromosikan tersebut antara lain objek wisata, kekayaan alam, dan kebudayaan. “Seperti beberapa objek wisata yang akan kita promosikan antara lain pesona taman laut Tumbak, Pantai Lakban, dan beberapa objek wisata lainnya, seperti Gunung Soputan,” kata Robby.

Kekayaan alam lainnya yang menjadi andalan juga akan dipamerkan pada ajang Tong Tong Fair tersebut. “Seperti buah pertanian seperti Salak, atau perkebunan, termasuk juga kekayaan mineral yang ada di Minahasa Tenggara. Kesemuanya akan kita pemerkan pada ajang ini,” ungkap dia.

Pihaknya juga akan mempromosikan Kebun Raya Megawati Soekarno Putri yang berada di bekas lahan tambang emas. “Kebun raya juga akan kita promosikan, apalagi ini merupakan kebun raya pertama di Dunia bekas lahan pertambangan mineral,” tandas dia.

Memang, Minahasa Tenggara dikenal dan sangat populer di antara orang-orang Eropa karena hasil bumi dan keindahan alamnya. Kabupaten yang masuk di Sulawesi Utara ini sering kali disebut sebagai salah satu tempat pariwisata bahari di Indonesia. Pasalnya, Minahasa Tenggara memiliki alam yang indah dan dikenal juga sebagai salah satu spot untuk menyelam di Sulawesi Utara selain Taman Nasional Bunaken.

Minahasa Tenggara yang secara geografis berada di tepi pantai, menguntungkan bagi wisatawan yang berlibur ke sana. Menikmati matahari terbit dan terbenam sambil memotret merupakan pengalaman yang sangat menyenangkan.

Untuk menuju Minahasa Tenggara ini paling mudah adalah melalui Manado. Dari Manado kita melalui jalan darat dengan lama perjalanan 3 sampai 4 jam melalui jalur selatan Sulawesi. Sebaiknya selama perjalanan kita membawa obat anti mabuk karena perjalanan menuju ke Minahasa Tenggara jalannya sangat berkelok-kelok.

Ada beberapa destinasi wisata yang kerap dikunjungi wisatawan yakni:

01.Pantai Lakban

Pantai Lakban ini di Ratatotok. Saat paling tepat menikmati pantai ini pada pagi hari. Pantai Lakban sangat terawat dan mempunyai pemandangan yang indah. Di sisi pantai banyak terdapat bukit-bukit yang mengelilinginya dan kita bisa menaiki bukit tersebut dan menikmati keindahan Teluk dari atas bukit ini.Selain menikmati aktivitas pantai kegiatan wisata yang dapat dilakukan di tempat ini antara lain menikmati taman laut dengan berkeliling menggunakan kapal nelayan, naik perahu berkaca snorkeling dan menyelam.

02. Danau Messel

Dinamakan Messel karena saat ditemukan ada bangunan dari beton yang diperkirakan ada sejak zaman Belanda, sehingga dinamakan Danau Messel. Untuk mencapai Danau Messel ini cukup sulit karena harus melalui jalan yang berbatu. Sebetulnya Danau Messel ini bukanlah danau alami, tetapi bekas site Tambang PT Newmont Minahasa Raya yang sudah direklamasi dan saat ini menjadi danau tempat wisata. Buat yang hobi memancing di danau ini — menurut indo dari polisi hutan yang menjaganya — banyak terdapat ikan mas dan mujair.

03. Danau Linow
Danau Linow ini terbilang baru untuk destinasi wisata di Sulawesi Utara, saat memasuki kawasan danau saya cukup kaget juga karena tiket yang dibayarkan adalah Rp 25.000 dan relatif agak mahal untuk wisata lokal. Tetapi setelah tiba di tepi Danau Linow, saya sangat terkesima dengan keindahan danaunya, suatu destinasi yang sangat terawat dan bersih. Di sepanjang tepi danau kita bisa melihat itik dan angsa yang berseliweran dengan lucunya mereka berenang bersama anak-anak itik. Yang membuat spesial Danau Linow ini adalah warna danaunya yang bisa berubah berwarna warni ketika terkena sinar matahari. Yang membuat warna-warni danau ini ternyata karena tingginya kadar belerang yang ada di danau ini.
(*/e)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.