Michael Learn To Rock Gebrak 5 Kota di Indonesia

0
1261

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Masih ingat lagu Sleeping Child, Paint My Love, Nothing To Lose, Twenty Five Minutes dan sederet lagu musik sweet pop atau soft rock, yang dinyanyikan group band Michael Learn To Rock (MLTR). Band asal Denmark bakal menjelajahi lima kota Indonesia, pada awal Januari 2015.

Marygops Studios bersama 7 Kings Entertaiment yang membawa MLTR Indonesia Tour 2015, di 5 kota besar dengan urutan:
Medan 5 Januari 2015 di Entrance Music Temple Medan, Jakarta 7 Januari 2015 di The Foundry no. 8 (SCBD), Manado 9 Januari 2015 di Score!, Makassar 10 Januari 2015 di Zona Cafe dan puncaknya Bali 12 Januari 2015 di Hard Rock Cafe.

Dengan konsep konser yang lebih intim, MLTR Indonesia Tour 2015, akan mengajak para fansnya di berbagai daerah untuk bernostalgia dan menyanyikan lagu – lagu hits mereka, demikian keterangan tertulis yang diterima redaksi www.test.test.bisniswisata.co.id, Sabtu (15/11/2014).

Dibandrol dengan harga tiket bersahabat, MLTR akan membawakan lagu – lagu tersebut dengan tema akustik. Berikut harga jual tiket masing – masing kota, Medan: Rp 900.000, Jakarta: Rp 900.000, Manado: Rp 750.000, Makassar: Rp 750.000, Bali: Rp 900.000,-

Tiket MLTR Indonesia Tour 2015 dapat diperoleh di : Rajakarcis.com, Panorama Dwidaya, Smailing Tour, Daily Concert, Yes 24, 7Eleven, Tiket.com, Indotix, Blackbox, Disctarra, Kiostix, Ibu Dibjo dan Persada Kreasi Medan.

Michael Learns To Rock yang digawangi tiga personilnya yaitu Jascha Richter, Mikkel Lentz dan Kare Wanscher mempunyai lebih dari 30 hits lagu mereka yang tergabung dalam 9 album yaitu : Michael Learns to Rock (1991), Colours (1993), Played on Pepper (1995), Paint My Love – Greatest Hits (1996), Nothing to Lose (1997). MLTR – Greatest Hits/ Strange Foreign Beauty (1999), Blue Night (2000), Take Me to Your Heart/ Michael Learns to Rock (2004), Eternity (2008) Scandinavia (2012).

Pada tour kali ini, MLTR akan mempromosikan album terbaru mereka yang berjudul, “25: The Complete Singles”. Sesuai judulnya, maka album kompilasi ini merangkum single-single yang dirilis Michael Learns To Rock sepanjang 25 tahun secara komprehensif. Tidak heran jika album kemudian diamunisi oleh dua keping CD sekaligus, guna menampung barisan hits demi hits. Baiknya, track-track dalam album ini disusun secara kronologis, sesuai dengan tahun perilisan album dimana single hits tersebut terdapat.

Keping pertama terdiri atas 13 track yang mengumpulkan 13 single dari 4 album pertama mereka, semenjak debut album pertama mereka yang merupakan self-titles (Michael Learns to Rock) di tahun 1991, hingga album keempat, Nothing to Lose (1997).

Di keping pertama kita akan mendengar lagi single-single populer seperti The Actor, Sleeping Child, That’s Why (You Go Away), How Many Hours atau I’m Gonna Be Around dan Breaking My Heart.

Periode tahun 1991 hingga 1997 memang bisa disebutkan sebagai masa keemasan Micheal Learns to Rock. Tidak hanya sukses demi sukses yang diraih oleh album-album yang dirilis dalam periode ini, tapi juga single-single yang membesarkan nama mereka sebagai pelantun Pop melankolis romantis berbumbu Soft-Rock.

Memasuki keping kedua, kita akan menemukan single-single Michael Learns to Rock dari album ke-lima, Blue Night (2000), hingga album terakhir mereka, tepatnya album ke-delapan, Scandinavia (2012).

Berisi 25 lagu, selain merangkum perjalanan karir Michael Learns to Rock selama 25 tahun, album ini juga mencakup track baru seperti Silent Times, yang diset sebagai penanda perkembangan MLTR dari segi musical, “Fase baru MLTR“, demikian katanya.

Ditulis oleh Wayne Hector, Peter Wallevik, Pat Devine dan Tommy Gee, Silent Times memang terdengar berbeda dari single MLTR biasanya, meski agak terpengaruh Brit-pop ala Keane dan Travis. Track baru lainnya adalah Call on Love yang menutup album dengan cantik.

Dan jika Michael Learns to Rock punya hits single yang bertajuk “25” Minutes, maka kini mereka punya sebuah album yang berjudul “25:nThe Complete Singles” yang menandakan jika usia karir mereka ternyata tidak terbatas hanya 25 menit belaka, melainkan berusia panjang dan awet. Sebuah album yang layak dan wajib dikoleksi bagi penikmat musik pop ataupun penggemar Michael Learns to Rock. ([email protected])

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.