Merah Putih pun Berkibar di Bawah Air

0
608

KARANGASEM,test.test.bisniswisata.co.id,- KECINTAAN dan nasionalisme anak bangsa tidak hanya ditunjukkan dengan menggelar upacara Peringatan Kemerdekaan RI di darat atau di puncak gunung. Juga dilakukan di bawah air ditengah alun gelombang laut bulan Agustus yang sedikit kuat dan disemarakkan ubur- ubur.

Tradisi upacara menaikkan bendera Merah Putih di bawah air dimulai tahun 2001 yang digagas sekelompok wartawan pasca pelatihan tentang konservasi dunia bawah air dari WWF Indonesia. Tradisi Kelompok Jurnalist Laut (KJL) menggelar detik- detik Proklamasi tersebut dilakukan tidak hanya di Tulamben, juga sempat dilakukan di kawasan Sanur dan Pemuteran.

Gelar upacara di bawah air tersebut tidak hanya menunjukkan nasionalisme pada negeri. Sekaligus ikut mempromosikan destinasi- destinasi wisata bawah air yang patut mendapat perhatian public dan pengelola negara. Bahwa sumberdaya milik negeri ini tidak hanya di darat, tetapi juga di laut dan udara. Oleh karenanya diperlukan upaya melestarikan dan kemudian memberdayakan dengan kepatutan.

Dunia bawah air, tidak hanya bisa dinikmati kalangan normal. Mereka yang ‘’berkekurangan pun” dapat menunjukkan kecintaannya pada negeri maritime Indonesia dengan menikmati keindahan alam bawah air.

Nasionalisme tidak hanya dimiliki warga normal, yang kurang beruntung pun memilikinya.
Nasionalisme tidak hanya dimiliki warga normal, yang kurang beruntung pun memilikinya.

Adalah Afandy dengan usaha jasa wisata selam BIDP, memprakarsai pendidikan khusus bagi penyandang disabelitas untuk menyelam. Dari tangannya terbentuk kelompok penyelam Love Mother Nature Disable Dive Club. Klub yang melanjutkan tradisi memperingati Kemerdekaan RI (17 Agustus) di bawah air. Upacara mengibarkan Merah Putih diselenggarakan di depan ShipWreck Liberty  Tulamben. Salah satu destinasi selam kondang di perairan Bali Utara.

Menyelenggarakan peringatan Kemerdekaan RI di titik selam ini tidak hanya ingin menunnjukkan nasionalisme kalangan disable, sekaligus mengingatkan pengelola negeri bahwa objek selam Liberty perlu perhatian. Seperti diketahui, kapal karam ini mengalami korasi parah. Di beberapa bagian tubuhnya mulai patah dan kalang pecinta dunia bawah air perlu dilakukan pembatasan penyelaman.

Boltim dan Rajaampat

Peringatan Kemerdekaan RI di bawah air tahun 2016 tidak hanya terjadi diperairan Tulamben, Bali Utara. Pemkab. Bolaang Mongondow menyelenggarakan upacara di  pesisir Tanjung Jalan Trans Sulawesi lingkar Selatan Desa Kotabunan Kec Kotabunan Kab Bolaang Mongondow Timur. Pengibaran bendera Merah Putih di kedalaman 5 meter dilakukan Pengurus Cabang Persatuan Selam Seluruh Indonesia (Possi) Boltim, para komunitas pencinta alam dan Pemda BOLTIM.

Selain memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-71, sekaligus juga kita memperkenalkan potensi bawah laut yang dimiliki daerah Bolaang Mongondow Timur, Ujar Sehan Landjar Bupati Boltim.

b-a-raja 4

Nasionalisme Bhayangkari pada negeri maritim

Peringatan HUT RI ke 71 yang paling istimewa adalah tradisi baru yang dilakukan Tri Suswati, istri Kapolri Jendral Tito Karnavian.  Bhayangkari Polri menggelar upacara HUT ke-71 Republik Indonesia  di bawah laut Kampung Saunek, Raja Ampat, Papua Barat. Pasukan pengibar benderanya antara lain istri mantan Kapolda Jambi Titin Satryahari, Dona Hengky (istri Kapolda Gorontalo), Lily Royke Rumowa (istri Kapolda Papua Barat), Roma Waterpaw (istri Kapolda Papua), Luly Sufahriadi (istri Kapolda Sulteng), Shinta Istiyono (istri Wakapolda Babel) dan anggota Bhayangkari lainnya dari berbagai wilayah Indonesia.

b-a-raja4-1

“Upacara pengibaran bendera di bawah laut dilaksanakan sebagai rasa cinta Bhayangkari kepada Indonesia yang kaya dengan keindahan alamnya, keindahan bawah laut Raja Ampat yang sangat terkenal di dunia,” kata Tri dalam keterangan tertulis yang diterima test.test.bisniswisata.co.id. * dwi

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.