Menteri Susi Takjub Keindahan Bawah Laut Teluk Tihlepuai

0
456
Menteri Susi (Foto:bisnisjakarta.com)

AMBON, bisniswisata.co.id: Keindahan bawah laut Teluk Tihlepuai, Desa Morela, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, hingga kini masih terjaga keasliannya. Sehingga layak dipromosikan sebagai destinasi wisata bawah laut, sehingga wisatawan nusantara maupun mancanegara banyak yang datang.

“Taman bawah lautnya cantik sekali, masih bagus, tidak banyak pengeboman ikan, di NTT sudah rusak, banyak tempat lain sudah rusak, di jawa juga sudah hancur,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan Dr. (HC) Susi Pudjiastuti usai menyelam untuk meninjau ekowisata kebun kima di Teluk Tihlepuai, Sabtu (17/12/2016).

Dari potensinya, lanjut wanita kelahiran Pangandaran Jawa Barat, 15 Januari 1965, Teluk Tihlepuai masih bisa dikembangkan untuk pariwisata bawah laut, terutama sebagai objek penyelaman yang bisa menarik lebih banyak turis untuk datang ke Maluku.

Karena itu Menteri Susi menyarankan kepada Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Doni Munardo untuk membangun lapangan terbang seluas satu kilometer di dekat Teluk Tihlepuai sehingga turis yang tiba di Bandara Pattimura bisa langsung ke Morela dengan menggunakan pesawat.

“Ikannya luar biasa. Saya pikir untuk diving spot, tadi saya bicara dengan Pangdam, bikin bandara satu kilometer dari rumput di Morela, jadi orang bisa ke sini dari Ambon satu jam saja,” lontar pengusaha sekaligus pemilik dan Presdir PT ASI Pudjiastuti Marine Product, eksportir hasil-hasil perikanan dan PT ASI Pudjiastuti Aviation atau penerbangan Susi Air dari Jawa Barat.

Guna mendukung pengembangan pariwisata bawah laut di Teluk Tihlepuai, Susi juga menyarakan agar masyarakat tetap menjaga kebersihan, terutama dari sampah plastik yang tidak hanya bisa mengotori erusak keindahan laut, tapi juga dapat menyebabkan kerusakan ekosistem di perairan tersebut.

“Saya masih mendapatkan sampah plastik di dalam sana, yang seperti ini harus dikurangi, kebersihan harus laut harus dijaga, jangan buang sampah ke laut maupun sungai,” ucap peraih penghargaan Award for Innovative Achievements, Extraordinary Leadership and Significant Contributions to the Economy, APEC, 2011.

Selain pariwisata bawah laut, Teluk Tihlepuai juga bisa dikembangkan untuk pembudidayaan rumput laut dan ikan, tapi lokasinya harus berjauhan. Hal tersebut dimaksukan agar kekeruhan air akibat pakan ikan tidak mempengaruhi lokasi yang menjadi taman laut.

“Lokasi harus ditentuin yang tidak accessable itu untuk usaha-usaha membuat kerambah, tapi untuk yang seperti ini, pariwisata, harus dijaga tetap kebersihannya,” tambah ibu tiga anak Panji Hilmansyah, Nadine Kaiser dan Alvy Xavier

Menteri Susi Pudjiastuti datang ke Ambon untuk melakukan serangkaian kunjungan ke Desa Mamala, Morela dan Hitu Lama, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, dan Balai Budidaya Perikanan Ambon, termasuk meresmikan ekowisata kebun kima dan membuka pameran bawah laut di Teluk Tihlepuai. (*/ANO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.