Mental Pengelola Wisata & Premanisme Hambat Pariwisata

0
1094
Pantai Kuta Bali kumuh dan penuh sampah (Foto: detik foto)

MATARAM, test.test.bisniswisata.co.id: Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago menyayangkan kondisi pariwisata Indonesia hanya mampu mendatangkan tak sampai 9 juta wisatawan asing per tahun. Pariwisata Indonesia berada diposisi di papan paling bawah kalah dengan Thailand, Malaysia, Singapura.

“Masalahnya bukan di objek wisatanya, tapi ada di masalah mental pengelola pariwisata, tidak ramah lingkungan, menjadi penyebab utama di pariwisata Indonesia. Ini fakta, jika tidak dirubah kondisi itu jangan harap pariwisata mengalami kemajuan,” papar seusai Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrebang) Regional Jawa, Bali dan Nusa Tenggara di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (10/12).

Andrinof menilai pengusaha pariwisata nasional masih memiliki etos bekerja yang tidak baik. Terbukti masih mengelola pariwisata tidak benar karena kekumuhan, kebersihan masih melekat dan tidak mengelola lingkungan dengan baik.

“Selain itu, premanisme di sektor pariwisata juga sangat mengganggu sekali sehingga menghambat kemajuan pariwisata Indonesia. Premanisme harus diberantas, sehingga pariwisata Indonesia bisa bangkit,” lontar menteri

Menurutnya, destinasi wisata Indonesia sangat bagus. Alamnya sangat indah. Indonesia seharusnya bisa mendatangkan lebih dari 10 juta wisatawan asing dalam satu tahun. “Kita jangan mau kalah dengan Thailand yang bisa mendatangkan 24 juta wisatawan mancanegara per tahun” tegasnya.

Andrinof memaparkan, Presiden Joko Widodo memasang target dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional agar
Indonesia dapat mendatangkan 20 juta wisatawan asing per tahun sampai 2019. Pemerintah memasang target tinggi karena
membidik devisa sebesar Rp 260 triliun pada tahun 2019.

Selain itu, diharapkan sektor ini juga mampu menyumbang 8 persen Produk Domestik Bruto pada 2019, atau naik 3,8 persen dari proporsi PDB 2014. “Semoga dengan membangun mental usaha yang benar, pariwisata kita bisa maju” sarannya. (marcapada@yahoo.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.