Menpar: Musi Triboatton 2016 demi Target 12 Juta Wisman

0
577
Musi Traboatton (foto: http://panduanwisata.id)

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, ajang ini mendukung program Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia dalam mencapai target 12 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan 260 juta pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) di tahun 2016.

“Sumatra Selatan memiliki atraksi alam yang bagus. Ikonnya adalah sungai Musi. Jika diadu dengan Danau Toba, Sumsel mungkin tidak bisa mengalahkan Sumut. Tapi dari sport tourism, Sumsel bisa menang,” ujar Arief Yahya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi test.test.bisniswisata.co.id, Jumat (06/05/2016).

Keindahan Sungai Musi, ditunjang dengan keberagaman lainnya di Sumatra Selatan seperti budaya, kuliner dan tradisi (religi) menambah kekayaan Sumatra Selatan.

“Ini akan menjadi cara yang efektif mempromosikan potensi pariwisata Sumsel ke mancanegara sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan karena even seperti ini memberikan direct impact dan media value yang tinggi,” ujar Menpar.

Apalagi Palembang akan memiliki event besar di 2018, yakni menjadi tuan rumah ASEAN Games bersama Jakarta. “Jadi event ini bisa menjadi ajang road to ASEAN Games sehingga semua event sport tourism di Palembang bisa dikenal di dunia,” ujar Arief.

Gubernur Sumatra Selatan Alex Noerdin mengatakan ajang ini untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dan serta memacu infrastruktur wilayah untuk mempercepat perkembangan pembangunan ekonomi daerah Sumsel.

“Ini akan menjadi ikon Palembang. Dengan adanya kegiatan ini juga membuat keberadaan sungai Musi tetap terjaga dengan baik,” ujar Alex.

Sport tourism International Musi Triboatton 2016 mempertandingkan olahraga dayung (rafting, kano, dan dragonboat) sekaligus mempromosikan potensi pariwisata (sport tourism) di Sumsel yang akan berlangsung mulai 11 hingga 15 Mei mendatang.

Lomba kelima kalinya ini akan diikuti peserta dari berbagai negara dan daerah. Tercatat ada 16 tim dayung yang dipastikan ikut ambil bagian di lomba dayung terbuka ini, antara lain; China, Macau, Philipina, Brunei Darussalam, Singapura, Malaysia, Jawa Timur, Jambi, Yonif 133 Padang, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan 1, Sumatera Selatan 2, Jawa Barat, Bangka Belitung dan DKI Jakarta.

Dari ajang ini, Pemerintah berharap bukan saja sebagai olahraga, tetapi juga sarana promosi wisata Indonesia khususnya Provinsi Sumatera Selatan. Sehingga dengan adanya event tersebut dapat memacu pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumsel.

Guna memeriahkan agenda ini, panitia lomba juga akan menggelar berbagai acara, di antaranya lomba menggambar, lomba Yel Musi Triboatton 2016, lomba kreasi Jingle Musi Triboatton 2016, lomba blog, dan lomba video.

Lomba dayung bertaraf internasional ini terbagi menjadi lima etape yang berbeda dengan total jarak yang ditempuh mencapai 523 KM, meliputi daerah Hulu Sungai Musi dan berakhir di Kawasan Jembatan Ampera.

Ada lima etape yang akan dilalui peserta Musi Triboatton 2016. Dimulai dari lokasi start di Desa Tanjung Raya, Kecamatan Pendopo Barat, Kabupaten Empat Lawang. Kemudian dilanjutkan di Desa Ulak Mengkudu, tepatnya di Lapangan SDN 14 Empat Lawang sebagai lokasi estafet peserta dengan finish di Jembatan Kuning, Tebing Tinggi untuk etape pertama.

Etape kedua dilaksanakan di Desa Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas, kemudian dilanjutkan pada etape ke tiga yang dilaksanakan di Kota Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin. Etape ke empat mengambil tempat di Dermaga Pangumbuk, Kabupaten Banyuasin. Serta etape ke lima yang merupakan lokasi finish ada di Kecamatan 10 Ulu Kota Palembang yang sekaligus menadi lokasi pelaksanaan penutupan. (endy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here