Menpar Bahagia Indonesia Raih Tiga Penghargaan Destinasi Halal Dunia

0
747

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Indonesia meraih tiga penghargaan sebagai destinasi halal dunia dalam acara World Halal Travel Award 2015 di Uni Emirat Arab (UEA). Penghargaan ini mengukuhkan Indonesia sebagai tujuan wisata halal kelas dunia.

“Ini kemenangan kita semua, dan ke depan kita harus lebih fokus mengembangkan Indonesia sebagai destinasi halal dunia,” ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya saat jumpa pers Penghargaan World Halal Travel Summit 2015 di Gedung Kemenpar, di Jakarta, Rabu (21/10/15).

Indonesia mendapat penghargaan sebagai World’s Best Halal Tourism Destination (Lombok), World’s Best Halal Honeymoon Destination (Lombok), dan World’s Best Family Friendly Hotel (Sofyan Hotel) dalam ajang yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Budaya Abu Dhabi.

Arief mengatakan, “Penghargaan ini diberikan kepada mereka yang terbaik dalam industri perjalanan dan pariwisata halal internasional”.

Pemenang The World Halal Travel Awards 2015 diumumkan di The Emirates Palace Ballroom, Abu Dhabi, pada 20 Oktober 2015 bersamaan dengan acara World Halal Travel Summit 2015.

Indonesia bersaing ketat dengan Malaysia dan Turki untuk merebut predikat sebagai destinasi wisata halal tingkat dunia dalam World Halal Tourism Awards 2015. “Bahagia rasanya bisa melihat nama Indonesia di posisi paling atas, mengungguli Malaysia,” ungkap Menpar.

Indonesia masuk nominasi penerima penghargaan kategori World’s Best Halal Honeymoon (Pulau Lombok) bersama Abu Dhabi di UEA, Antalya di Turki, Krabi di Thailand, dan Kuala Lumpur di Malaysia.

Selain itu Lombok juga masuk dalam kategori World’s Best Halal Tourism Destination bersaing dengan Abu Dhabi, Amman (Jordan), Antalya (Turki), Kairo (Mesir), Doha (Qatar), Istanbul (Turki), Kuala Lumpur (Malaysia), Marrakech (Maroko) dan Teheran (Iran).

Dalam kategori World’s Best Halal Culinary Destination, Indonesia bersaing dengan Iran, Jordania, Malaysia, Maroko, Turki dan Uni Emirat Arab.

Sementara untuk kategori World’s Best Halal Cultural Destination, Jakarta bersaing dengan Abu Dhabi (Uni Emirat Arab), Andalusia (Spanyol), Kairo (Mesir), Gozo Island (Malta), Istanbul (Turki), Jerusalem (Palestina), Kuala Lumpur (Malaysia), London (Inggris) dan Makkah (Arab Saudi).

Dalam kategori World’s Best Family Friendly Hotel, Sofyan Hotel Betawi Jakarta Indonesia antara lain bersaing dengan Adenya Hotel & Resort (Turki); Alanda Hotel, Marbella Angel’s Peninsula, Turkey Armed Forces Officers Club & Hotel, Abu Dhabi (UEA) dan Gloria Hotel di Dubai (UEA).

Selain itu ada Jannah Burj Al Sarab di Abu Dhabi (UEA); Landmark Grand Hotel di Dubai (UEA); PNB Perdana Hotel & Suites On The Park di Kuala Lumpur (Malaysia); Ramada Downtown di Dubai (UEA); Royal Rose Hotel by City Seasons di Abu Dhabi (UEA) dan Tamani Marina di Dubai (UEA).

“Cukup mengagetkan, karena Malaysia memang lebih dikenal sebagai destinasi halal. Bahkan jika diurutkan, Indonesia berada di posisi keempat dalam urutan destinasi halal favorit di Asia,” tambah Arief Yahya.

Ia mengatakan, “Thailand itu destinasi pertama yang banyak didatangi, lalu Malaysia, kemudian Singapura, dan barulah Indonesia”.

Penghargaan terbaik ini dianggap Arief sebagai awal dari perjuangan. Karena tentu lebih sulit mempertahankan kemenangan dibanding mendapatkan kemenangan.

Sementara pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur NTB, M Amin, megatakan, “Ada beberapa hal yang membuat Lombok terpilih, yakni turis terutama asal Timur Tengah senang sekali dengan pemandangan hijau dan hujan”.

“Lombok dijuluki sebagai Pulau Seribu Masjid. Di mana tentu ini bisa jadi objek wisata bagi peminat Islam, dan memudahkan traveler Muslim yang ingin beribadah. Sebagai pulau yang memiliki ribuan masjid, ini jadi keunggulan tersendiri,” ujarnya.

Ia mengatakan, “Mengenai makanan, sebagai pulau dengan mayoritas muslim, tentu makanan yang ada di sini sudah tentu halal. Tak perlu bingung menyantap makanan apa. Karena di sini semuanya halal,” tegasnya.

Yang terakhir menurutnya, yakni penginapan yang Muslim Friendly. Meski belum bisa menyebutkan hotel mana yang sudah siap muslim friendly atau halal ready, namun mayoritas hotel menyiapkan hal itu, sepeti petunjuk arah kiblat, alat salat, dan kitab suci di dalam kamar. (evi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here