Menhub Pertimbangkan Bangun Bandara Baru di Bali

0
552
Bandara Ngurah Rai Bali (Foto: www.bali-indonesia.com)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menilai sebagai daerah tujuan wisata dunia, konektivitas antarmoda transportasi harus benar-benar ditingkatkan agar Bali makin mudah aksesibilitas sekaligus semakin atraktif.

“Kami sudah membicarakan masalah ini dengan Gubernur Bali I Made Mangku Pastika,” papar Menhub Budi dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi Bisniswisata.co.id di Jakarta, Senin (24/10/2016).

Dalam pertemuan tersebut juga dibahas beberapa hal terkait prasarana transportasi seperti terminal bis Tipe A, jembatan timbang, pelabuhan Benoa, dan bandara di Provinsi Bali. “Saya juga mendengar masukan dari pak Gubernur terkait pembenahan pelabuhan Benoa. Juga kemacetan karena ‘overloaded’ truk juga menjadi masalah utama di Bali, karena ada sekitar 2000 truk yang keluar masuk Bali,” ungkap menteri.

Lebih lanjut, Budi mengatakan ada dua hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi permasalahan transportasi di Bali. Pertama, dengan pembatasan tonase truk. Kedua, dengan pengembangan tol laut, semua truk yang keluar masuk Bali diangkut dengan kapal.

Sementara terkait potensi wisata, dia menyebutkan menungkapkan dalam sebulan, pelabuhan Benoa disinggahi sampai dengan empat kapal pesiar (cruise) asing. “Jika satu kapal ada 2.000 turis. Berarti ada sekitar 8.000 turis per bulannya. Untuk itu menjadi kewajiban pemerintah melakukan revitalisasi pelabuhan Benoa secara terintegrasi antar semua pemangku kepentingan,” ujarnya.

Sain membahas pelabuhan, juga dibahas mengenai peningkatan kapasitas bandara Ngurah Rai yang mulai mengalami kelebihan kapasitas.Saat ini Bandara Ngurah Rai berkapasitas 17 juta penumpang per tahun dan akan ditingkatkan menjadi 35 juta penumpang pertahunnya.

“Ngurah Rai itu butuh penambahan kapasitas. Sehingga, butuh perluasan. Tapi itu sulit dilakukan karena di sekitar sana kan padat dengan situs budaya, banyak pura. Sehingga, salah satu opsi yang ada adalah pembangunan bandara baru di Utara Bali,” jelas dia.

Gubernur Bali I Made Mangku Prastika mengatakan permasalahan transportasi yang sering dikeluhkan adalah kemacetan dan pelayanan bandara seperti keimigrasian dan sebagainya.
Untuk itu ia menyambut baik kedatangan Menhub dan pertemuan ini untuk menggali dan mendengar langsung dari lapangan berbagai masalah transportasi dan konektivitas di Bali. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.