Mengharukan, Pramugari Garuda Gendong Nenek Keluar Pesawat

0
705

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Seorang pramugari Garuda Indonesia menggendong seorang nenek keluar dari pesawat. Nenek yang memakai jilbab warna hitam itu, digendong pramugari bernama Vera. Dengan memakai seragam biru, tanpa alas kaki diiringi senyum keihlasan, sang pramugari menggondong nenek di punggunya dengan penuh perhatian, kasih sayang.

Sebuah foto pemandangan yang mengharukan. Foto yang dibuat di Bandara Soekarno Hatta Cengkarang, Sabtu (7/1/2017) setelah menempuh perjalanan dari Kuala Lumpur dengan penerbangan GA 821 ini, mendadak jadi buah bibir di media sosial, menjadi viral.

Foto itu diunggah Budi Soehardi di akun Facebook-nya. “Service by heart by Garuda Crew GA 821 KUL CGK,” tulis Budi. Sontak, foto itu langsung viral di media sosial. Hingga Ahad (8/1/2017), foto itu tercatat sudah dibagikan sebanyak 286 kali dan dikomentari 70 pengguna.

Akun Twitter Farchan Noor Rachman, @efenerr juga mengunggah sebuah foto itu. “Mbak Flight Attendant @IndonesiaGaruda flight GA821 ini luar biasa. Mengharukan. Sampe speechless (dengan emoticon),” tulis Farchan, Sabtu, 7 Januari 2017 pukul 18.39 WIB.

Cuitan Farchan mendapatkan banyak reaksi. Akun @dalangdigital mengatakan, “Salut untuk pramugari-pramugari itu. Bravo Garuda Indonesia!”. Akun @meigui_hikaru bahkan mendoakan pramugari tersebut. “Respect. Semoga Tuhan membalas kebaikan mbak ini,” tulisnya.

Akun @abangjalu bahkan menyatakan rencana melamar pramugari tersebut karena kebaikannya. “@efenerr @aMrazing @IndonesiaGaruda mas admin garuda bilangin sama mbak pramugarinya saya siap melamar. Mantuable bgt (kata emak saya),” tulisnya.

Garuda Indonesia membalas pujian dari para netizen tersebut. Garuda menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang disampaikan. “Terima kasih atas apresiasinya,” tulis Garuda saat membalas salah satu pujian netizen.

VP Corporate Communication Garuda Indonesia Benny Siga Butarbutar menuturkan, saat itu Vera tengah bertugas dalam penerbangan GA 821 Kuala Lumpur-Jakarta. Pesawat itu terbang pukul 12.50 waktu Kuala Lumpur dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, pukul 13.55 WIB, Sabtu 7 Januari 2017.

“Ketika penumpang sudah keluar semua, terlihat seorang penumpang perempuan lanjut usia masih terduduk di kursi 41C dengan ditemani salah seorang anggota keluarganya. Tanpa menunggu lama, awak kabin Vera, mendatangi penumpang tersebut yang terlihat membutuhkan kursi roda untuk bisa keluar dari dalam pesawat,” ungkap Benny dalam keterangannya di Jakarta, Ahad (8/1/2017).

Sambil menunggu dicarikan kursi roda yang bisa masuk ke dalam pesawat, lanjut dia, Vera dan si nenek terlibat percakapan ringan. Akhirnya diketahui bahwa nenek tersebut merupakan anggota rombongan umroh yang akan melanjutkan ke penerbangan berikutnya.

“Setelah menunggu beberapa waktu dan untuk melanjutkan penerbangan ke berikutnya, Flight Service Manager (FSM) Ninik Septinawati dan pramugari Vera segera menawarkan bantuan untuk dapat secepatnya membantu penumpang keluar pesawat,” kata Benny.

“Hal itu dilakukan mengingat baik awak kabin dan penumpang akan melanjutkan ke penerbangan berikutnya. Segera Vera berinisiatif menawarkan dirinya untuk menggendong penumpang lanjut usia itu dari kursi belakang menuju pintu keluar di depan,” imbuh dia.

Tanpa menunggu lama, Vera segera memapah dan kemudian menggendong penumpang tersebut sambil didampingi Ninik menuju pintu depan, yang tidak lama kemudian datang petugas yang membawa kursi roda yang dibutuhkan. “Baik penumpang maupun awak kabin akhirnya dapat melanjutkan tugas dan penerbangan berikutnya,” Benny memungkas.

“Tulus. Itulah yang tertanam di hati semua pramugari Garuda Indonesia, sebagai suatu standar pelayanan kepada penumpang. Begitu juga bagi Vera, pramugari muda yang bertugas dalam penerbangan GA 821 Kuala Lumpur-Jakarta,” ungkap Benny. (endy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here