Bahan Baku Alat Musik Khas Suku Kamoro Papua Tergolong Unik

0
954

MIMIKA PAPUA, bisniswisata.co.id: Kekayaan budaya milik masyarakat Papua, begitu banyak bahkan beragam jenisnya. Bahkan belum banyak dikenal masyarakat luas. Salah satunya eme, alat musik tradisional yang khas dan unik dimiliki Suku Kamoro yang menetap di wilayah Kabupaten Mimika, Papua.

Alat musik yang memiliki bunyi nan merdu ini memiliki peran yang sangat besar bagi suku pedalaman ini. Biasanya dipukul saat mengiringi nyanyian sambil berpantun, bercerita legenda atau mitos, atau petuah-petuah kebajikan tradisi suku Kamoro.

Namun di acara adat Suko Kamoro, alat musik tradisional ini tidak boleh dibunyikan juga dilantunkan. Memang
di balik merdunya suara eme, ada sebuah cerita mengerikan dalam proses pembuatan alat musik ini.

Dikutip dari laman Kebudayaanindonesia.net, untuk merekatkan campuran kapur dari bia, darah manusia dipakai sebagai perekat, sebelum kulit biawak dipasangkan pada ujung eme.

Konon katanya, dengan menggunakan darah manusia sebagai perekat, suara yang dihasilkan akan jauh lebih merdu. Namun karena adanya pelarangan penggunaan darah manusia, kini digantikan dengan getah pohon mangi-mangi atau getah pohon ote taura, yang berwarna merah.

Untuk mengatur tinggi rendahnya suara eme, digunakanlah bola-bola kecil yang dibentuk dari getah damar. Semakin banyak getah damar yang ditempelkan, maka makin rendah pula suara yang dihasilkan oleh eme. (*/END)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here