20 Menit Sekali Meletus, Gunung Batutara Obyek Wisata Baru NTT

0
2682
Gunung Api Batutara NTT

LEMBATA FLORES, Bisniswisata.co.id: Obyek wisata di Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah satu lagi. Destinasi wisata baru itu Gunung Api Batutara yang meletus tiap 20 menit sekali setiap hari. Gunung api yang terletak di Kabupaten Lembata, Flores, ini lebih dikenal dengan sebutan Pulau Komba.

Seperti dilansir Laman Sergapntt.com Selasa (20/06/2017) menjelaskan, letusan gunung itu biasanya diikuti dengan gelombang tsunami kecil. Lalu kalau meletus dengan cepat disertai adanya tsunami, apakah bisa dijadikan salah satu destinasi wisata?

Tentu bisa! Jarak aman untuk menikmati keajaiban alam itu adalah 50 meter dari Pulau Komba. Waktu terbaik melihatnya adalah saat malam atau pagi hari, sebelum matahari terbit.

Mengapa? Karena dalam keadaan gelap, wisatawan dapat melihat keindahan letusan Batu Tara dengan jelas. Dilansir laman Volcanodiscovery.com, gunung kecil yang terletak 50 km di sebelah utara Pulau Lembata itu memiliki riwayat letusan.

Gunung berapi itu pertama kali meletus pada 1847 dan 1952. Letusan itu menghasilkan ‘bom’ vulkanik disertai aliran lahar.

Kemudian pada 1 Juli 2006, Batu Tara meletus lagi dan abu vulkaniknya naik sampai 5.000 kaki atau sejauh dua kilometer. Letusan itu menghasilkan abu sejauh empat kilometer, mirip seperti aktivitas Gunung Anak Karakatau. Sejak saat itu, Batu Tara sering meletus hingga puluhan kali dalam sehari.

Keunikan tersebut yang membuat Gunung Api Batu Tara masuk Nominasi Wisata Unik Terpopuler versi Anugerah Pesona Indonesia (API) 2017. Erupsi Bara Tara mengeluarkan letusan tipe strombolian–letusan pendek, hanya menghasilkan sejumlah kecil lava, menjulang tinggi 15-90 meter ke udara, dan tergolong tidak berbahaya.

Berdasarkan catatan sejarah, pada Maret 2007 Batu Tara kembali mengalami fase letusan yang lebih kuat, bahkan harus mengevakuasi sekitar 15 ribu orang yang berada di Pulau Lembata.

Oh ya, kalau ingin berwisata ke tempat ini, disarankan berkelompok atau sekitar 15-20 orang, kalau sendiri, biaya sewa kapal sangat mahal. Selain itu tidak ada kapal reguler yang menepi ke Batu Tara. (*/VCC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.