Bidik Turis Indonesia, Melaka Tawarkan Wisata Sejarah

0
1146
Mesuem Ssamudra Melaka

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Tourism Melaka Malaysia menargetkan jumlah kunjungan wisatawan pada 2020 mencapai angka 20 juta wisatawan. Guna mencapai hal tersebut, Melaka menyiapkan berbagai perencanaan. Perencanaan yang ada didasarkan pada keunggulan-keunggulan pariwisata Melaka. Salah satunya adalah pengakuan Melaka sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO.

“Penetapan ini adalah berdasarkan usaha kerajaan Melaka dalam memelihara peninggalan sejarah dari zaman Bortugis, Belanda dan Inggris sejak lebih dari 500 tahun lalu,” ujar Datuk Seri Utama Ir HJ Idris bin HJ Haron, Ketua Menteri Melaka dalam Seminar dan Melaka Travel Mart, di Jakarta, kemarin.

Berdasarkan keunikan tersebut, lanjut dia, Melaka menjadi desinasi utama wisata di Malaysia. Selain itu, Melaka memiliki pilihan tempat-tempat menarik bagi wisatawan yang unik dan mempesona berdasarkan 12 sub sektor pariwisata Negeri Melaka. Diantaranya seperti Melaka River Cruise dan Menara Taming Sari.

Melaka juga memiliki 24 museum dan 12 galeri di seluruh negeri Melaka.”Bagi penggemar sejarah, wisatawan dapat memilih paket Melaka Heritage Trail secara gratis di kawasan bersejarah Banda Hilir, termasuk di Kampung Morten, Kampung Portugis dan Kampung Chetti,” kata dia.

Wisata kesehatan juga salah satu penyumbang terbesar jumlah kunjungan wisatawan Indonesia ke Melaka dengan jumlah mencapai 93.959 orang dari 102.608 wisatawan asing yang memilih perawatan di Melaka.

“Empat rumah sakit yang ada menawarkan perawatan spesialis dengan harga yang separuh lebih rendah dibanding perawatan di Singapura dan Jakarta. Diantaranya Putra Specialist Hospital, Mahkota Medical Centre, Hospital Pantai dan Oriental Melaka Straits Hospital,” kata dia.

Saat ini, dikatakan Idris, Kementerian Melaka tengah menjalankan proyek pembangunan Melaka Gateway, dengan membangun tujuh pelabuhan internasional di sepanjang 73 kilometer pesisir pantai Melaka. Rancangan pembangunan Lebuh Raya Pantai dan juga pemanjangan lapangan terbang internasional Melaka.

“Saya berharap melalui acara ini lebih banyak paket perjalanan Melaka terjual. Travel Mart kali ini juga untuk menjalin hubungan kerja sama erat kedua belah pihak dalam berbagai bidang lain,” sambungnya.

Disisi lain, Datuk Seri Utama Ir HJ Idris bin HJ Haron mengakui pariwisata merupakan salah satu penyumbang terbesar pendapatan Melaka. Tahun 2016, jumlah kunjungan wisatawan sebesar 16,28 juta, meningkat sebesar 545.222 wisatawan atau 3,46 persen lebih besar dibanding tahun 2015. Keberhasilan tersebut menjadi modal untuk terus meningkatkan Melaka sebagai destinasi wisata favorit.

“Melalui usaha dan kerja sama seperti yang kita lakukan sekarang ini, saya percaya hasrat murni Melaka untuk menjadi destinasi favorit di dunia bukan satu hal yang mustahil,” tandasnya.

Indonesia dikatakan Idris merupakan pasar terbesar wisatawan ke tiga di Asia setelah Singapura dan Cina. Tahun lalu saja, terdapat 2.457.535 wisatawan Indonesia berkunjung ke Malaysia. Dari jumlah tersebut, 678.572 wisatawan berkunjung ke Melaka. Jumlah tersebut naik meningkat 14,75 persen dibanding tahun lalu. (*/REP

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.