Marakkan Pariwisata, Sumatera Buka Pintu bagi Investor

0
532
Destinasi wisata Belitung diburu pelancong Indonesia (Foto: http://www.belitung.org/)

PADANG, bisniswisata.co.id: Sejumlah pemerintah daerah (pemda) di Sumatera membuka pintu lebar-lebar bagi pemilik modal untuk mengembangkan sektor pariwisata dan industri. Acara yang dibingkai dalam Festival Bisnis dan Budaya Antarnegara digelar di Padang Sumatera Barat, Ahad (04/12/2016).

Pemda yang mengundang investor, antara lain Pemerintah Kota Padang, Pemerintah Kota Pariaman, Pemerintah Kota Padang Panjang, Pemerintah Kota Pangkalpinang, Pemeritah Kabupaten Pasaman, Pemerintah Kabupaten Kerinci dan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur.

“Kami menawarkan pembangunan sarana kereta gantung sepanjang 5,5 kilometer dengan total dana yang diperlukan Rp231 miliar. Juga taman tematik air, sepeda kayuh, serta biorama di kaki Gunung Padang yang menceritakan perlawanan masyarakat Padang terhadap tentara Belanda pada 1669,” papar Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah

Dilanjutkan, Pemda Padang telah membuat peraturan daerah untuk memfasilitasi dan mempermudah investor, dengan berbagai kemudahan ini diharapkan investor tertarik menanamkan modalnya di sektor pariwisata. “Rata-rata kunjungan wisatawan ke Padang mencapai 50.000 orang perhari. Jadi potensinya sangat luar biasa,” lontarnya.

Sementara Bupati Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung Yuslih Ihza Mahendra mengakui Belitung Timur butuh investor untuk membangun hotel berbintang serta pengelolaan perikanan serta laut. “Januari nanti Belitung Timur akan memiliki bandara internasional sehingga mempermudah wisatawan asing datang ke daerah kami,” katanya.

Kota Pariaman, Sumbar juga tengah membuka kesempatan investor untuk berinvestasi di daerah itu dalam berbagai bentuk seperti pembangunan hotel. “Kota Pariaman tengah membutuhkan hotel berbintang terlebih setiap tahun jumlah wisatawan terus bertambah,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Pariaman Efendi Jamal.

Dijelaskan, bertambahnya wisatawan karena setiap tahun pihaknya menyelenggarakan 10 kegiatan pariwisata seperti Tabuik, Festival Gandoriah dan Pariaman International Triathlon.

Pariaman juga memiliki lima pulau yang dapat dimanfaatkan untuk objek wisata bahari namun saat ini hanya dua pulau yang dapat dikelola oleh pemerintah kota karena terbatasan anggaran. “Kami memerlukan investor untuk membangun pariwisata Kota Pariaman,” ujarnya.

Presiden Malindo Bisnis and Cultural Center (MBCC) Asia Dato’ Seri Utama Haji Abdul Rahman Bakar mengatakan pada festival tersebut pihaknya membawa lebih dari 200 pengusaha yang tujuannya dapat bertemu langsung dengan pemda dan pengusaha Indonesia.

“Setelah festival di Padang kami juga akan menyelenggarakan festival di daerah lain seperti Aceh, Medan, Bali dan di negara Asia lainnya,” kata dia seperti dilansir laman Antara.

Diharapkan investor yang ikut festival tersebut tertarik berinvestasi dan bekerja sama karena selain dapat mengembangkan usaha mereka, masyarakat setempat juga terbantu. (*/ANO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here