Makan Makanan Sisa Penumpang, Pramugari Diskors

0
385

BEIJING, Bisniswista.co.id: Miris dan tragis. Seorang pramugari maskapai penerbangan berbiaya murah Cina, Urumqi Air, diskors setelah muncul rekaman dirinya makan makanan sisa penumpang.

Rekaman video yang menunjukkan tindakan pramugari itu tersebar luas di media sosial beberapa hari lalu. Rekaman menunjukkan sekitar 15 kotak makanan sisa disusun berjajar dan pramugari tampak memakan makanan sisa dari salah satu kotak.

Menurut Daily Mail, Jumat (08/12/2017) klip video tersebut berlangsung sekitar 45 menit sebelum Urumqi Air mendarat di Bandara Yinchuan di Daerah Otonom Ningxia pada 30 November 2017.

Menanggapi perilaku pramugarinya itu, Urumqi Air mengeluarkan pernyataan pada hari Kamis, 7 Desember 2017 yang membenarkan pramugari dalam rekaman video itu merupakan stafnya dan telah diskors. Maskapai ini juga memastikan semua staf mematuhi prosedur penanganan makanan sisa untuk menghindari insiden serupa di masa depan.

Sang pramugari dituduh tidak mematuhi prosedur standar penanganan makanan sisa pesawat. Selain diskors, tindakan disipliner juga akan dilakukan pada pramugari malang itu. Sejumlah warganet membela pramugari itu yang menanyakan apa yang salah dengan memakan makanan sisa.

Salah satu pengguna Internet menulis bahwa mereka menemukan sikap maskapai tersebut membingungkan dan juga mengkritik orang yang mengambil videonya. “Karena makanan itu ekstra dan akan dibuang, apa masalahnya dengan dia yang memakannya. Orang yang merekam video adalah psikopat,” ujar seorang warganet.

Kasus pramugari makan, juga pernah melanda pramugari maskapai EasyJet, Shannon Gleeson. Dia, dipecat atasannya atas tuduhan memakan sandwich seharga 4,50 pound sterling (Rp 72 ribu) tanpa membayar alias mencuri. Sandwich tersebut merupakan produk milik EasyJet yang seharusnya dijual kepada penumpang.

Pramugari yang bekerja untuk maskapai EasyJet itu dituduh mencuri sandwich setelah gagal menunjukkan kuitansi pembelian makanan tersebut. Kasus ini kemudian bergulir ke pengadilan ketenagakerjaan di London, Inggris.

Selama persidangan di pengadilan ketenagakerjaan terungkap bahwa Gleeson, 22 tahun, memakan sandwich yang diberikan manajernya sendiri. Saat itu, dia bertugas dalam penerbangan ke luar negeri untuk pertama kali pada September 2015.

Gleeson menjelaskan, dia saat itu tidak menemukan makanan yang aman untuk dimakan dalam penerbangan. Gleeson alergi produk makanan berbasis kacang. Lalu manajer kabin penerbangan itu memberikan sandwich kepadanya untuk dimakan.

Malang bagi Gleeson, perusahaan EasyJet menuntutnya menunjukkan kuitansi pembelian Sandwich. Perusahaan maskapai itu juga mengklaim Gleeson melanggar kebijakan perusahaan karena tidak meminta kuitansi terlebih dulu kepada manajer yang memberikan sandwich tersebut sebagai bukti pembelian.

Gleeson, yang sudah bekerja selama tiga tahun di EasyJet, mengatakan dia bukan pencuri seperti yang dituding perusahaannya. Meski tak terima dituduh pencuri, Gleeson menyatakan permintaan maaf dan siap membayar sandwich yang dimakannya. “Saya lantas dipecat bersama manajer kabin atas kesalahan mencuri,” katanya seperti dilansir Mirror pada 15 Januari 2017. (MIR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.