Maestro Tari Bali Ikut Festival Kesenian Rakyat Italia

0
873

DENPASAR, test.test.bisniswisata.co.id: MAESTRO Tari Bali I Made Djimat (67), seniman kelahiran Batuan, Gianyar mengikuti Festival Kesenian Rakyat di Kota Milano dan Bergamo, Italia. Keikutsertaanya untuk misi kesenian selama sebulan hingga 28 Mei 2015, dengan menggelar tujuh kali pentas yang dibantu iringan gamelan Gong Cenik dari Kota Bergamo Italia.

Di Italia, Made Djimat juga pembina Yayasan Tri Pusaka Cakti itu memberikan latihan tabuh dan tari Bali kepada masyarakat Italia. Puluhan penggiat seni dari kota Italia, bakal berpartisipasi dalam event ini.

“Seniman serba bisa itu menyuguhkan kesenian patopengan dan melakukan kolaborasi dengan seniman setempat Enrico Masserolli,” jelas Ketua Yayasan Seni Tri Pusaka Cakti Batuan Sukawati, Gianyar, Bali I Nyoman Budi Artha SS MSi, di Denpasar, Senin (25/05/2015).

Keberangkatan maestro Made Djimat merupakan kesempatan baik mempromosikan kebudayaan, khususnya kesenian Bali ke dunia internasional, di tengah kurangnya perhatian pemerintah Bali dalam mempromosikan seni budaya Pulau Dewata. Keberangkatan seniman I Made Djimat juga tanpa perhatian dan bantuan apapun dari pemerintah, padahal misi yang dibawa dan diperankan penting dan strategis terhadap promosi Pulau Bali.

“Sangat disayangkan di tengah persaingan global sekarang ini, setidaknya setiap negara berlomba-lomba bersaing dan meningkatkan mutu dengan memberikan berbagai bantuan moral dan finansial, bagi hal-hal yang menyangkut kesejahteraan dan meningkatkan harkat dan martabat bangsa, namun pemerintah Bali malah mengenyampingkan dan tutup mata sama sekali,” papar dia seperti dilansir laman Inilah.com.

Sosok I Made Djimat lewat bakat seninya itu mampu mengharumkan Bali di dunia internasional, meskipun tidak menamatkan pendidikan formal sekolah rakyat atau sekolah dasar (SD). Ia sangat terampil dan lihai menarikan tari baris yang kemudian melangkah dengan tarian Jauk Manis yang mampu menyabet juara dalam berbagai kegiatan di Bali ketika masa mudanya.

Kerap tampil dalam kegiatan nasional dan internasional, sosok pria sederhana dan penuh humoris itu, malah sudah bisa menularkan kemampuannya sebagai seorang guru tari ternama yang laris dan diburu-buru untuk menyisihkan waktunya mengajar tari. Berkat kepopulerannya sosok I Made Djimat sampai harus melanglang buana ke sejumlah negara yang pernah disinggahinya.

Sejumlah negara yang pernah dikunjunginya antara lain Brazil, Malaysia, Singapura, Jepang, India, Belanda, Kolombia, Australia, Denmark, Austria, Korea, Argantina, Jerman, dan Prancis dan sejumlah negara lainnya berkat kemampuannya dalam bidang tabuh dan tari Bali.@@@

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.