Macet Parah, Jalur Wisata Anyer Butuh Pelebaran

0
463

SERANG, Bisniswisata.co.id: Kondisi jalur wisata Anyer Banten, bikin geregetan wisatawan. Selain kemacetan yang paraj, juga jalan wisata ini sangat sempit dan tak layak dipakai jalur untuk berwisata. Karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten telah mengajukan kepada pemerintah pusat untuk pelebaran ruas jalan akses utama dari dan ke kawasan wisata pantai Anyer, Kabupaten Serang.

Pelebaran pada jalur wisata sangat diperlukan untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi pada setiap musim luburan. “Kami berharap di APBN tahun depan pelebaran pada jalur wisata itu bisa mulai dianggarkan oleh pemerintah pusat,” ujar Andika Hazrumy, Wakil Gubernur Banten, di Serang, Ahad (20/8/2016).

Diyakini dengan lebarnya jalan bisa meningkatkan kenyamanan pengunjung yang akan berkunjung ke kawasan wisata pantai. Terlebih akses menuju kawasan tersebut kerap dilanda macet, terutama di waktu-waktu puncak liburan, seperti setiap akhir pekan dan hari libur nasional seperti saat liburan Idul Fitri.

Jalan utama menuju dan di kawasan wisata Anyer berstatus jalan nasional yang kewenangannya berada di pemerintah pusat. Karena itu menurut Andika Pemprov Banten akan mengajukan bantuan.

Andika memperkirakan hasil pembangunan, baru terasa dalam dua atau tiga tahun ke depan, mengingat proses pelebaran jalan baru diawali dengan pembebasan lahan yang biaanya membutuhkan waktu relative tidak sebentar. “Yang jelas, nanti kalau sudah jadi mari kita rawat bersama-sama. Pemkab Serang nanti harus menegakkan aturan tentang tonase maksimal kendaraan yang boleh melintas,” imbuhnya.

Dilanjutkan, akses jalan yang baik ke kawasan wisata pantai Anyer diperlukan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan yang pada gilirannya hal itu dapat meningkatkan taraf hidup warga Anyer dan sekitarnya sebagai berkah dari poteni wisata di daerah mereka.

“Hal ini sejalan dengan visi-misi kami, Pak Gubernur dan saya dalam memimpin Banten, yakni mengangkat potensi perekonomian yang berbasis pemberdayaan masyarakat. Dalam konteks pembangunan pariwisata Anyer ini jelas relevan dengan visi-misi tersebut,” ujarnya.

Kemacetan panjang biasanya terjadi dari Kota Cilegon arah Pantai Anyer yang jaraknya puluhan kilometer. Ribuan kendaraan memadati jalur lingkar selatan Kota Cilegon hingga Anyer, Kabupaten Serang saat liburan atau akhir pekan.

Kemacetan kendaraan juga terjadi di jalur Serang – Pandeglang wisata Pantai Tanjung Lesung dan Pantai Carita Pandeglang, tepatnya di Kecamatan Baros, Kabupaten Serang. Rata-rata para pengunjung harus menempuh waktu lebih dari tiga jam menuju pintu masuk obyek wisata.

Wakapolda Banten, Kombes Pol Aan Suhanan menilai persoalan klasik yang terjadi di jalur wisata ini karena pertumbuhan kendaraan tidak sebanding dengan kondisi infrastruktur jalan. Walau kondisi jalan saat ini relatif baik, namun karena kondisi jalan yang sempit ditambah dengan kurangnya kantong-kantong parkir mengakibat arus kendaraan tersendat.

“Jadi masalahnya ada pada kondisi jalan yang kurang lebar. Ditambah tidak sedikit pemilik kendaraan yang parkir sembarangan di pinggir jalan sehingga mengganggu arus lalulintas,” kata Wakapolda. (*/PKO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.