Lulu Group Tertarik Investasi Hotel di Indonesia

0
874
Presiden Joko Widodo resmikan Lulu Hypermarket Indonesia (Foto: http://www.tradearabia.com)

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Lulu Group dari Uni Emirat Arab (UEA) berencana membangun hotel mewah di Indonesia. Mengingat, pasar hotel di Indonesia dinilai masih terbuka lebar, apalagi banyak bisnisman maupun wisatawan Timur Tengah yang berwisata ke Indonesia, sehingga butuh akomodasi sesuai standar Timur Tengah.

“Kami tertarik ingin bangun hotel di Indonesia, namun itu masih jangka panjang. Kami masih mengembangkan dulu bisnis packaging atau pengemasan, logistik serta menambah 10 gerai Lulu Hymarket di Indonesia. Soal investasi hotel, pasti akan kami jalankan tapi bukan sekarang,” papar Qumar Rajmohan, Direktur PT Lulu Group Retail kepada test.test.bisniswisata.co.id, usai pembukaan Lulu Hypermarket di Plaza Taman Modern Jalan Raya Bekasi Km 24 Cakung, Ujung Menteng, Jakarta Timur, Selasa (31/05/2016) petang yang dibuka Presiden Joko Widodo.

Qumar melanjutkan investasi perhotelan bagi Lulu Group memang harus dijalankan, karena hingga kini Lulu Group sudah memiliki hotel mewah di Uni Emirat Arab, London, Gulf dan rencananya ekspansi di Indonesia. “Apalagi Indonesia saat ini gencar mempromosikan pariwisata ke Timur Tengah, termasuk Uni Emirat Arab. “Memang pariwisata Indonesia sangat luar biasa dan berbeda dengan negara lain,” komentarnya.

Pimpinan Lulu Group Yusuf Ali MW menjelaskan PT Lulu Group Retail merencanakan lakukan investasi sebesar USD500 juta sebagai modal ekspansi bisnis riteail di Indonesia, dengan
menargetkan membuka 10 hypermarket di Bandung, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Semarang, Bandung. “Dan dalam waktu dekat ini akan membuka di BSD Serpong Tangerang serta Bogor. Untuk Investasi di Jakarta ini sebesar 32 juta dolar AS,” paparnya.

Yusuf memperkirakan Lulu Hypermarket dapat menarik pangsa pasar ritel yang ada di Indonesia, terutama di pusat kota DKI Jakarta. Mengingat lokasi di Cakung merupakan sub-distrik kawasan Jakarta Timur yang mudah diakses, serta dirancang untuk menghadirkan tempat belanja terlengkap dengan mempertimbangkan kenyamanan pelanggan. “Proyek ini diperkirakan akan menciptakan lebih dari 5.000 pekerja Indonesia,” tandasnya.

Lulu Hypermarket yang berdiri di area seluas 200.000 m2, memiliki lorong-lorong belanja yang luas sehingga memudahkan pelanggan berbelanja beragam produk dan merek kelas dunia dari makanan segar, aneka masakan, roti, makanan seba panggang, aneka bahan makanan, kebutuhan rumah tangga, barang elektronik, peralatan, dekorasi rumah. Juga koper, alas kaki, kosmetik, aksesoris, pakaian hingga tas wanita, dengan harga relatif terjangkau di dalam satu tempat belanja yang sama, menawarkan pengalaman berbelanja secara lebih hemat bagi penduduk Jakarta.

Saat ini, Lulu Group telah mengoperasikan 125 toko di Jazirah Arab, Mesir, dan India dengan mempekerjakan lebih dari 38.000 karyawan dari berbagai kewarganegaan, dan merupakan salah satu jaringan ritel terbesar di Timur Tengah.

Lulu Group merupakan jaringan retail raksasa yang berbasis di UEA. Adapun, pembukaan departement store pertama di Indonesia ini berawal pada saat Presiden Jokowi berkunjung ke Abu Dhabi. Di mana, Mantan Gubernur DKI Jakarta ini diundang untuk mengunjungi Lulu supermarket bersama dengan delegasi tingkat tinggi di Khaligiyah Mall di Abu Dhabi.

Presiden Jokowi berkunjung ke UEA didampingi oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Menteri Bappenas Sofyan Djalil, Menteri Sekertariat Negara Pratikno, Kepala BKPM Franky Sibarani, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. (endy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.