Lorong Batu, Destinasi Wisata Baru Bengkulu

0
3186
Lorong Batu Bengkulu (Foto: http://gerbangbengkulu.com)

BENGKULU, test.test.bisniswisata.co.id: SEBUAH sungai berdinding batu di kiri dan kanan serta air jernih berkilauan yang diberi nama “Lorong Batu” menjadi objek wisata baru di Kelurahan Kemumu, Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu. Objek wisata alam ini hanya berupa sungai dengan derasnya air mengalir yang sangat jernih ditambah bebatuan yang terukir alami.

Ketua Karang Taruna Kelurahan Kemumu, Deki Septian di Argamakmur Bengkulu Utara mengatakan objek wisata itu ditemukan sekelompok pemuda yang hobi bertualang lalu memotret dan diposting di media sosial. “Sejak itu, tempat wisata ini selalu ramai dikunjungi wisatawan domestik dan menjadi objek wisata favorit baru di Argamakmur,” kata Deki, seperti diunduh laman Antara, Senin (22/02/2016).

Dijelaskan, objek wisata alam itu disebut Lorong Batu karena di sisi kiri dan kanan sungai yang oleh warga disebut Kali Kemumu itu berdinding batu setinggi empat hingga lima meter. Beberapa air terjun mini juga menambah keindahan objek wisata yang mengandalkan wahana air sebagai aktivitas utama.

Objek wisata itu dapat ditempuh dalam waktu 15 menit dari Kota Argamakmur, ibu kota Kabupaten Bengkulu Utara dan membutuhkan waktu 1,5 jam berkendara roda dua dari Kota Bengkulu. Sayangnya, kini jalan ke lokasi wisata berupa jalan tanah selebar dua meter yang dikerjakan secara swadaya oleh warga.

Untuk menuju lokasi, pengunjung disarankan memarkir kendaraan di pekarangan rumah warga di pinggir jalan raya sebab kondisi jalan tanah dikhawatirkan sulit dilalui kendaraan terutama saat hujan sebab jalan tanah itu akan berlumpur dan licin. “Pengunjung sebaiknya berjalan kaki ke lokasi, jaraknya sekitar dua kilometer dengan jalan menanjak menuju sungai dan nanti akan terbayar dengan pesona alam lorong batu,” katanya.

Bila kondisi akses memadai, lanjut dia, objek wisata ini diprediksi akan menjadi wisata favorit di Bengkulu Utara, selain objek wisata air terjun Kepala Siring Kemumu yang selama ini jadi andalan untuk menggaet wisatawan.

Ia juga berharap keberadaan objek wisata itu dapat menciptakan sumber mata pencaharian baru bagi warga setempat dengan menyediakan peralatan untuk bermain air, membuka warung makanan dan souvenir untuk buah tangan para wisatawan.

Salah seorang pengunjung, Wahyu mengatakan objek wisata baru itu sangat layak untuk direkomendasikan bagi mereka penggemar wisata alam. “Lokasinya tidak terlalu sulit dijangkau dan yang paling penting adalah objek wisatanya sangat seru dan memacu adrenalin. Sayangnya belum ada yang menyewakan peralatan bermain wahana air seperti ban atau `riverboat`,” katanya.

Agung (21), mahasiswa salah satu perguruan tinggi Bengkulu mengakui airnya sangat dingin, udaranya dan keunikan obyek wisata ini batunya tersusun alami . “Hanya 10 menit dari pemberhentian kendaraan, kami sudah bisa menikmati segarnya air yang ada di lokasi,” terangnya.

Ketinggian dinding batu yang mengapit sungai mencapai 10 meter, dan disarankan wisatawan tidak coba-coba memanjat dinding batu jika tanpa peralatan yang lengkap, karena selain licin, dinding batu di tumbuhi lumut.

Disarankan sebaiknya selalu berhati – hati pada saat mengunjunggi objek wisata alam ini. Dengan kondisi sungai yang di apit bebatuan hingga menyerupai parit. Akan sangat membahayakan jika banjir bandang secara tiba-tiba, selain tak ditemukan akar atau pohon sebagai pegangan, membuat semua akan terjebak, tanpa dapat melawan arus sungai saat datang banjir bandang.

Bahkan, pengunjung tidak diperbolehkan untuk berlama-lama di lokasi. Mengingat, cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu, dapat membahayakan keselamatan disaat hujan. “Jangan berlama-lama di lokasi, nanti hanyut, geger orang sekabupaten,” cetus ibu-ibu pegawai Kelurahan Kemumu saat menyaksikan Lorong Batu. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.