Long Weekend di Makassar, Okupansi Hotel malah Susut

0
477

MAKASSAR, test.test.bisniswisata.co.id: Tak selamanya long weekend, membuahkan hasil menggembirakan. Buktinya, tingkat okupansi hotel di Makassar malah diprediksi susut hingga dikisaran 45%.
Kondisi ini dipicu karena posisi Makassar, belum menjadi destinasi wisata favorit di Tanah Air.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel, Anggiat Sinaga, mengatakan sepanjang long weekend periode Kamis (5/5/2016) hingga Minggu (8/5/2016), tingkat keterian kamar hotel dipastikan jauh berada di bawah rerata harian normal di kisaran 65%.

“Keadaan ini berbeda jauh dibandingkan dengan Bali dan Jogja misalnya, momentum long weekend jadi berkah. Justru di Makassar malah anjlok,” katanya seperti dikutip laman Bisnis.com, Rabu (4/5/2016).

Di sisi lain, orientasi Makassar yang masih bergantung pada segmen MICE justru memperburuk tingkat okupansi perhotelan saat memasuki long weekend, tambahnya beralasan.

Menurut Anggiat, performa industri perhotelan Makassar sangat bergantung pada agresivitas pemerintah daerah dalam menarik angka kunjungan wisatawan, untuk durasi yang lebih panjang dibandingkan dengan kondisi normal.

Selain itu. tambah Anggiat berharap peluncuran aplikasi pariwisata berbasis daring ‘explore South Sulawesi’ bisa menjadi momentum kebangkitan Makassar maupun Sulsel sebagai salah satu destinasi favorit di Indonesia.

“Memang efeknya tidak bisa instan, tetapi konsep ini mesti segera diimplementasikan oleh pemda tingkat kabupaten/kota agar lebih mengakselerasi pembenahan destinasi unggulan potensial,” papar Anggiat. (*/BO)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.