Lion Air Tergelincir di Bandara Juanda Surabaya

0
1350
Lion Air (Foto: tempo.co)

SURABAYA, test.test.bisniswisata.co.id: PESAWAT Lion Air JT 263 rute Balikpapan-Surabaya tergelincir sekitar 1 meter ketika mendarat di Bandara Juanda, Surabaya, Sabtu (20/2/2016).

Direktur Umum Lion Air, Edward Sirait menjelaskan, pesawat dengan registrasi PK-LFG itu mengangkut penumpang sebanyak 205 dewasa, 6 anak, dan 4 infant. Pesawat berangkat menuju Surabaya dari Balikpapan pukul 10.30 LT dan mendarat di Surabaya pada 11.37 LT.

Ia mengatakan, pada saat melakukan pendaratan, cuaca di Surabaya sedang hujan. Namun, dia memastikan tidak ada korban dalam insiden tersebut.

“Seluruh penumpang dalam keadaan selamat dan tidak ada yang cedera, dan pesawat juga tidak mengalami kerusakan. Saat ini penumpang telah dievakuasi ke terminal Bandara Juanda,,” katanya dalam siaran pers yang diterima redaksi test.test.bisniswisata.co.id.

Direktur Operasional Lion Air Capt. Daniel Putut membenarkan kejadian overrun yang dialami salah satu pesawat jenis Boeing 737-900ER yang dioperasikan maskapainya. “Kami menyebutnya bukan tergelincir, tetapi geser dari runway ke rumput sekitar 1 meter. Cuma roda depannya saja,” ujar Daniel.

Daniel mengaku masih menunggu laporan dari pilot dan awak pesawat mengenai hal yang terjadi. Karena menurutnya pesawat tersebut tidak pernah mengalami masalah meskipun harus melakukan pendaratan dalam kondisi cuaca hujan deras.

“Semua penumpang pesawat selamat karena telah dievakuasi. Dipastikan tidak ada barang bawaan penumpang yang rusak. Kami menunggu investigasi KNKT,” katanya.

Sementara itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menerbitkan notice to airman (notam) nomor A0482/16 tentang penutupan Bandara Juanda, Surabaya, Sabtu (20/2).

Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenhub J.A. Barat menjelaskan, penutupan Juanda sampai sekitar pukul 15.30 WIB dilakukan akibat pesawat Lion Air rute Balikpapan-Surabaya yang mengalami overrun atau keluar landasan pacu saat mendarat di bandara tersebut. “Evakuasi pesawat Lion Air yang tergelincir telah dilakukan,” kata Barata.

Humas PT Angkasa Pura I (Persero) Cabang Juanda Liza Anindya menjelaskan saat overrun terjadi, kondisi landasan pacu tengah diguyur hujan disertai angin kencang. “Kejadiannya terjadi sekitar pukul 11.30 WIB,” kata Liza. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.