Lion Air dan Wings Air Senggolan di Bandara Kualanamu

0
659
Sayap Wings Air patah (Foto: Okezone.com)

MEDAN, Bisniswisata.co.id: Pesawat Lion Air dan Wings Air bersenggolan di Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang, Sumatera Utara, Kamis (3/8/2017). Dampak dari insiden itu, 21 jadwal penerbangan di Kualanamu terganggu. Rinciannya untuk kedatangan ada 15 jadwal terdampak, sementara yang keberangkatan ada enam jadwal yang kena dampaknya.

Akibat senggolan itu, sayap pesawat patah sehingga tak bisa melanjutkan penerbangan. Kedua pesawat sudah ditarik ke apron bandara. Semua penumpang selamat, tak ada yang cedera.

Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Perum LPPNPI/AirNav Indonesia) membenarkan terjadinya senggolan pesawat antara Lion Air dengan Wings Air di Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang Sumatera Utara.

Senggolan itu melibatkan pesawat Lion Air tipe Boeing 737-900 ER dengan registrasi PK-LJZ nomor penerbangan JT 197 yang melayani penerbangan dari Banda Aceh menuju Medan dengan pesawat Wings Air tipe ATR 72-500 registrasi PK-WFF nomor penerbangan IW 1252 dari Medan menuju Meulaboh.

“Benar terjadi senggolan antara Lion dengan Wings di runway 23. Kedua pesawat mengalami kerusakan di bagian sayap,” ujar Sekretaris Perusahaan AirNav Indonesia Didiet KS Radityo, Kamis (3/8/2017).

Menurut Didiet, senggolan terjadi pada Pukul 04.01 UTC (11.01 WIB). Setelah senggolan terjadi, tower meminta kepada Angkasa Pura II untuk melakukan pemeriksaan runway dan pembersihan FOD. “Data kami menunjukkan bahwa sekitar 21 penerbangan terdampak atas peristiwa ini terdiri dari 15 departure dan enam arrival namun kesemuanya dapat terkelola dengan baik,” ujarnya.

Setelah pihak pengelola Bandara Kualanamu melakukan pengecekan dan pembersihan FOD di runway 23, operasional di Bandara Kualanamu kembali normal.

“Saat ini sudah kembali normal, kurang lebih penutupan runway hanya 20 menit. Sinergi dan koordinasi yang baik dari semua stakeholder penerbangan di lapangan kami dapat mengatasi peristiwa ini dapat ditanggulangi dengan cepat dan baik,” jelasnya sambil menambahkan AirNav siap bekerja sama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk menginvestigasi kejadian ini. (*/BBS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.