Libur Natal & Tahun Baru Tambah Tempat Duduk & Fasilitas Check- In

0
1007

DENPASAR, test.test.bisniswisata.co.id – Akhir tahun, identik dengan libur panjang Natal, dan Tahun Baru (Nataru). Sejumlah operator penerbangan telah mengajukan penambahan daya angkut baik berupa peralihan jenis pesawat mau pun tambahan penerbangan (extra flight). ‘’Permintaan tambahan slot penerbangan diperketat, dengan harapan tambahan slot tersebut terealisasi. Kenaikan pergerakan penumpang tidak seperti libur panjang tahun- tahun sebelumnya. Kita tidak mau, sudah mempersiapkan tambahan slot cukup banyak ternyata realisasinya rendah. Tidak baik bagi bisnis pariwisata Bali,’’ ungkap Co Manager Bandara Ngurah Rai IGN Arditha menjawab test.test.bisniswisata.co.id

Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia jelas GM Garuda Bali Syamsuddin J.S, menyiapkan enam penerbangan ekstra dan 20 penerbangan tukar pesawat dengan total tambahan tempat duduk 5200 seat. Secara nasional Garuda per 20 Desember menyiapkan sebanyak 9.834 kursi tambahan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang pada masa liburan Natal dan Tahun Baru. Terdiri dari 5.804 kursi penerbangan domestik dan 4.030 kursi penerbangan internasional. Baik dengan menambah frekuensi penerbangan (penerbangan ekstra) dan mengoperasikan pesawat berkapasitas lebih besar selama 20 Desember 2014-9 Januari 2015.

Menurut Vice President Corporate Communications Garuda Indonesia Pujobroto , Garuda mengoperasikan pesawat berbadan lebar untuk rute domestik seperti Jakarta-Medan pp (20 Desember 2014-9 Januari 2015), Jakarta-Denpasar pp (periode 27 Desember 2014-4 Januari 2015), dan Jakarta-Manado (23 Desember 2014). “Khusus untuk penerbangan Jakarta-Singapura pergi pulang, selain dengan mengoperasikan pesawat berbadan lebar, juga mengoperasikan 6 penerbangan ekstra dengan menggunakan B737-800NG berkapasitas 162 penumpang selama periode 2-4 Januari 2014,” katanya. Untuk penerbangan internasional rute Jakarta-Singapura pergi pulang (30 Desember 2014-4 Januari 2015), Jakarta-Bangkok pp (25 Desember 2014-1 Januari 2015), dan Jakarta-Perth pp (20 Desember 2014-4 Januari 2015). Garuda Indonesia mengoperasikan pesawat berbadan lebar. Dari yang sebelumnya B737-800NG (kapasitas 162 kursi) menjadi A330-200 (kapasitas 222 kursi).
Garuda Indonesia mengimbau penumpang untuk merencanakan perjalanan sedini mungkin, menggunakan fasilitas City Check-in di kantor-kantor penjualan Garuda Indonesia atau Web Check-in untuk menghindari antrian panjang di konter check-in bandara.

Pesawat Baru
Selain Garuda, maskapai penerbangan berbiaya murah (LCC) Citilink menambah jumlah penerbangan Jakarta – Denpasar PP dan Jakarta – Medan PP masing-masing sebanyak 3 frekuensi penerbangan. Dilakukan sebagai langkah antisipatif atas tingginya permintaan masyarakat terhadap kedua rute tersebut, sekaligus mengoperasikan pesawat Airbus A320 ke-32 Citilink yang tiba Desember ini,” kata Vice President Corporate Communication Citilink Indonesia, Benny Butarbutar.

Benny menambahkan, selain rute Jakarta – Denpasar, dan Jakarta – Medan, penerbangan esktra yang dimulai 18 Desember 2014 hingga 10 Januari 2015 juga akan dilakukan untuk rute Jakarta – Yogyakarta dengan tambahan penerbangan ektra satu kali setiap hari. Dengan penambahan penerbangan tersebut, layanan rute Jakarta – Denpasar PP dan Jakarta – Medan PP menjadi tujuh kali penerbangan setiap harinya. Sedangkan penerbangan Halim – Yogyakarta akan menjadi lima kali penerbangan setiap harinya.

Selain menambah frekuensi penerbangan, Citilink juga terus berupaya meningkatkan kenyamanan dan kemudahan bagi penumpang dengan menambah ketersediaan fasilitas self check in di bandara internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali sehingga penumpang dapat melakukan perjalanan liburannya dengan cepat dan efisien. Citilink telah menerbangkan 5,6 juta penumpang hingga Oktober, sedang target sampai akhir 2014 Citilink menerbangkan 8,2 penumpang.

Sementara maskapai penerbangan Sriwijaya Air menyiapkan 47.160 kursi tambahan mulai 15 Desember 2014 sampai 5 Januari 2015. Selain itu, anak perusahaan Sriwijaya, Nam Air juga menyediakan extra flight Surabaya – Denpasar PP dari satu kali menjadi dua kali sehari, dan Jogjakarta – Pontianak PP dari satu kali menjadi dua kali sehari, dengan total 8.640 kursi tambahan. Exstra flight yang disiapkan:

Extra Flight Wilayah Barat

Rute Jakarta – Malang PP dari tiga kali menjadi empat kali sehari
Jakarta – Jogjakarta PP dari dua kali menjadi tiga kali sehari
Jakarta – Denpasar PP dari dua kali menjadi tiga kali sehari
Jakarta – Solo PP dari dua kali menjadi tiga kali sehari
Jakarta – Medan PP dari dua kali menjadi tiga kali sehari.

Extra Flight Wilayah Timur

Makassar – Manokwari PP dari satu kali menjadi dua kali sehari
Makassar – Sorong PP dari dua kali menjadi tiga kali sehari
Makassar – Kendari PP dari satu kali menjadi dua kali sehari
Makassar – Surabaya PP dari empat kali menjadi lima kali sehari. (bisniswisata.co@gmail.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.