Libur bersama dan libur sekolah momentum mudik Lebaran 2015 yang tepat

0
844
Esthy Reko Astuty, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar saat silaturahmi dan dialog soal mobilisasi wisnus bertepatan mudik Lebaran. (Bowo)

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Libur Lebaran yang bertepatan dengan liburan Sekolah 2015 menjadi momentum terbaik untuk melakukan mudik Lebaran dan berlibur ketempat-tempat wisata. Itulah sebabnya jauh-jauh hari sebelum Ramadhan Kementrian Pariwisata telah mendukung Kementrian Perhubungan menerbitkan Peta Resmi Jalur Lebaran Sumtra-Jawa-Bali 2015.

“Puncak liburan bersama selama lima hari Libur lebaran tahun ini diperkirakan mampu memobilisasi alias menggerakkan 30 hingga 40 juta wisatawan nusantara (wisnus) di dalam negeri. Tahun lalu warga Jakarta yang mudik sekitar 20 juta orang dan diperkirakan tahun inibisa mencapai 30 juta orang,” kata Esthy Reko Astuty, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar.

Berbicara pada Silaturahmi dan Dialog mengenai Libur Lebaran Berperan Dongkrak Mobilisasi Wisatawan Nusantara diJakarta, Senin (13/7), Esthy mengatakan jumlah pergerakan wisatawan bisa mencapai 40 juta orang karena suku Jawa yang tinggal di Sumatra Utara, Papua dan warga perantau lainnya seperti Sumatra Barat dan Sulawesi Selatan juga melakukan tradisi mudik Lebaran.

Menurut Esthy, di Papua, masyarakat perantau disana adalah dari Pulau Jawa, Bali dan Sulawesi Selatan. Saat Libur Lebaran mereka juga banyak yang mudik ke Pulau Jawa sehingga pergerakan wisatawan nusantara yang disebut wisnus diharapkan tinggi di tengah nilai rupiah yang melemah dan masyarakat menengah atas juga banyak yang memilih berlibur di tanah air.

Pihaknya memperkirakan pada Juli 2015 saat liburan sekolah dan Lebaran tahun ini yang tiba pada waktu bersamaan maka pergerakan (mobilitas) wisnus di wilayah Indonesia akan mencapai puncaknya sehingga diharapkan memberikan kontribusi besar khususnya untuk mencapai target pergerakan wisnus sebesar 255 juta dan pengeluaran wisnus Rp201,5 triliun.

“Saya optimistis libur bersama Lebaran selama lima hari dan libur sekolah akan memobilisasi pergerakan wisnus. Kami malah optimistis kalau sebelumnya wisnus pengeluarannya Rp 750.000/ hari kini meningkat menjadi Rp 800.000/hari,” tambahnya.

esthy bukber 2Esthy mengatakan sinergi antar instransi terkait dan asosiasi pariwisata dalam menerbitkan Peta Jalur Resmi Lebaran sangat baik bahkan travel agent dan perhotelan ikut mengemas paket perjalanan di 17 kota di Indonesia yaitu Medan, padang, Palembang, Bangka, Belitung, Bandung, Yogyakarta, Solo, Semarang, jember, Surabaya, Bali, Balikpapan, Pontianak, Makassar, Menado dan Ambon.

Dia mengakui sosialisasi paket perjalanan rute Lebaran masih kurang, namun paket perjalanan termasuk tiket penerbangan, hotel dan antar jemput bandara itu memudahkan wisnus terutama non muslim yang tidak merayakan Lebaran untuk berwisata di dalam negri.

“Kami juga berterima kasih untuk media-media yang sudah membantu mempromosikan rute mudik lebaran dan saat ini pihaknya juga akan mengajak masyarakat berwisata di commuter line, kapal-kapal PELNI maupun di jalur-jalur kereta api lainnya,”

Menurut dia, secara makro kondisi pariwisata Indonesia pada 2015 cukup cerah, untuk itu pihaknya menetapkan target lebih tinggi tahun ini khususnya dalam hal pergerakan wisnus. Apalagi pertumbuhan ekonomi global yang beberapa kali dipangkas prediksinya akibat resesi di beberapa negara diperkirakan akan mempengaruhi kinerja sektor inbound pariwisata.

“Kami perkirakan  jumlah tenaga kerja langsung, tidak langsung, dan ikutan pada sektor pariwisata bisa sebanyak 11,3 juta orang,” kata Esthy di dampingi sejumlah asisten deputi di bidang pemasaran.

Ia menyebutkan secara makro target 2019 kontribusi pariwisata terhadap PDB nasional akan menjadi 8 persen, devisa yang dihasilkan sebesar Rp240 triliun, serta menciptakan 13 juta lapangan kerja.Selain target pergerakan wisnus naik menjadi 275 juta, serta daya saing pariwisata Indonesia akan meningkat berada di ranking 30 besar dunia. (hildasabri@yahoo.com)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.