50 Ribu Wisatawan Serbu Batu

0
1701

BATU, test.test.bisniswisata.co.id: Menjelang momen pergantian tahun, kunjungan wisata di Kota Batu Malang Jawa Timur meningkat tajam. Jumlah kunjungan di Kota Agrowisata ini sudah melebihi 50 ribu wisatawan. Buntutnya, seluruh ruas jalan protokol di Kota ini nyaris lumpuh alias macet total.

Berbagai upaya dilakukan petugas Polres Batu untuk mengurai kemacetan. Mulai dari pemberlakuan jalur satu arah di lingkar Jalan Dewi Sartika, Agus Salim dan Imam Bonjol hingga memaksimalkan jalur alternatif, namun kemacetan tetap tidak bisa dihindari. Bahkan dua ruas jalan di depan Pasar Batu hingga jalan kembar Jl Sultan Agung hingga depan Musium Angkut, seolah tak mampu menampung ribuan kendaraan utamanya roda empat yang melintas di Kota Apel ini.

Kemacetan kali ini tak hanya di siang hari. Sejak pagi hingga malam, kemacetan terus mengular hingga 3 km di jalur utama Areng-areng-Proliman Junrejo. Kendaraan dari arah Malang hanya bisa melaju maksimal 20 km/jam. Selain itu, kondisi jalan yang tidak terlalu lebar dan beberapa titik rusak menyulitkan pengguna jalan.

Pos pantau Jl.Soekarno-Hatta (Pendem), tercatat 2400 motor melintas setiap jam, disusul mobil sebanyak 1800 unit perjam dan bus 540 unit per jam.

Pos pantau di Pesanggrahan (simpang empat gereja Jago) mendeteksi motor yang keluar masuk secara rata-rata adalah 1920 unit per jam, mobil 1620 per jam, dan bus 900 unit per jam. Sedangkan pos Selecta mendeteksi rata-rata kendaraan keluar masuk adalah 2200 motor, 900 mobil dan 750 bus per jam.

“Jumlah kendaraan keluar masuk sangat besar. Berbagai upaya sudah kami lakukan, tetapi tetap saja ada kemacetan,” terang Kompol Darmono, Kabag Ops Polres Batu seperti dilansir laman SHNews.com, Senin (29/12/2014).

Mengantipasi kemacetan semakin parah, kendaraan berplat luar kota yangmasuk dari Malang diarahkan melewati jalur alternatif dari Areng-areng Dadaprejo-Dadaptulis, Proliman Junrejo-Tlekung- melalui sejumlah objek wisata di kaki Gunung Panderman, yakni BNS dan Jatim Park 2.

Sebagian arus masih diarahkan ke jalur alternatif Jalibar menuju kawasan wisata Klub Bunga Jatim Park 1, Hotel Agrowisata dan menurun ke Musium Angkut.

Sementara arus keluarnya diarahkan ke Jl.KH Agus Salim menuju pusat kota , atau kembali ke Tlekung-Pendem bagi kendaraan menuju keluar kota.

“Bagi pengendara supaya tidak terjebak macet, sebaiknya melewati jalan yang telah disediakan, bisa lewat Jalibar, dan simpang bendo Sidomulyo,” imbaunya.

Meski diguyur hujan deras sepanjang siang, tak menyurutkan semangat wisatwan ‘menyerbu’ di Kota Batu. Pantauan SH di beberapa objek wisata, kendaraan roda empat maupun bus pariwisata memadati lahan parkir maupun jalan-jalan menuju objek wisata. Angka kunjungan ke objek-objek wisata juga menunjukkan tren meningkat.

Museum Angkut and Movie Star mendapatkan kunjungan cukup besar, yakni sekitar 10 ribu orang / hari. Jumlah tersebut sudah melebihi kapasitas karena kapasitas ideal adalah 6000 orang / hari.

Sementara Jatim Park 1mendapatkan kunjungan 8.150 orang dari kapasitas ideal 8000 orang. Jatim Park 2 dan Secret Zoo mendapatkan kunjungan 12 ribu dari kapasitas 9000 orang. Eco Green Park menerima kunjungan 7000 orang dari kapasitas 3500 orang, Songgoriti mendapatkan kunjungan 835 orang, Selecta 5.200 orang dan Coban Rondo sebanyak 2.450 orang.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.