Lebaran, Okupansi Hotel di Bekasi Menggembirakan

0
921

BEKASI, test.test.bisniswisata.co.id: TINGKAT hunian atau okupansi hotel di Kota Bekasi Jawa Barat, menggembirakan. Selasa Lebaran 2015, mengalami kenaikan sekitar 30 persen. Kenaikan ini lantaran banyak warga memilih tinggal di hotel untuk menghabiskan liburan di kota dan tak perlu repot mengurus rumah yang ditinggal pembantu mudik.

“Pengunjung hotel mengalami kenaikan selama beberapa hari belakangan. Kenaikannya hingga mencapai 30 persen ” ujar Ketua Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Bekasi, Ian Rasyad, Selasa (21/7/2015).

Dilanjutkan, tingkat okupansi cukup tinggi ada di Hotel Bunga Karang, Kecamatan Bekasi Timur. Sejak lima hari belakangan, sekitar 25 kamar terisi penuh oleh tamu. Biasanya, rata-rata setiap harinya hanya terisi sekitar 15 kamar. “Saya pikir, sama dengan hotel lainnya yang ada di Kota Bekasi. Rata-rata para tamu yang datang karena ditinggal mudik oleh pembantunya. Sehingga mereka tidak mau repot dan memilih tinggal di hotel,” imbuhnya.

Selain itu, kata dia, pengunjung hotel juga ada warga dari luar daerah yang menikmati Lebaran di Kota Bekasi. “Pengunjung hotel dari luar daerah Kota Bekasi juga banyak yang menginap di hotel. Hal ini, sudah tampak terlihat sejak H-1 Lebaran sampai Senin (20/7),” katanya.

Pengunjung dari luar Kota Bekasi ini berasal dari Lampung, Surabaya, Bengkulu. Ian mengatakan, rata-rata hotel di Kota Bekasi mengalami kenaikan tingkat hunian.

Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Bekasi, Aan Suhanda, mengatakan hal ini sejalan dengan pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi dari sektor pajak hotel yang mengalami kenaikan mencapai 40 persen. “Pajak hotel di Kota Bekasi mengalami kenaikan yakni mencapai 40 persen atau menjadi Rp 140 miliar di tahun ini,” ungkap Aan seperti dilanisr laman Beritasatu.com. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.