Lawang Sewu Dikunjungi 411.198 Wisatawan

0
1844

SEMARANG, test.test.bisniswisata.co.id: Hingga November 2014, sekitar 411.198 wisatawan mengunjungi obyek wisata sejarah “Gedung Lawang Sewu” Semarang. Jumlah pengunjung Lawang Sewu dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan, dan selama ini memang didominasi wisatawan dari luar Kota Semarang, bahkan mancanegara.

Berdasarkan data PT KAI, jumlah pengunjung Lawang Sewu pada periode 2012 mencapai 121.696 wisatawan, pada 2013 mengalami peningkatan menjadi 234.206 wisatawan, dan terus meningkat pada tahun ini.

“Data pengunjung itu didapatkan dari jumlah tiket terjual. Kalau kunjungan rata-rata setiap hari, pada hari biasa antara 750-1.000 orang, sementara hari libur bisa sampai 2.500 orang/hari,” kata Manager Pengelolaan Museum PT Kereta Api Indonesia (KAI), Sapto Hartoyo di Semarang, seperti dikutip laman Antara.com, Jumat (19/12/2014).

Menurut dia, pengelolaan bangunan yang kini difungsikan sebagai museum perkeretaapian itu terus dibenahi, khususnya penyediaan berbagai fasilitas bagi pengunjung, termasuk penyandang disabilitas.

Lawang Sewu, lanjut Sapto, kini sudah dilengkapi berbagai fasilitas untuk pengunjung, mulai mushala, jaringan WiFi, hingga kursi roda yang khusus disediakan bagi pengunjung dari penyandang disabilitas. “Pembenahan yang kami lakukan pertama, tentu menghilangkan kesan mistis atau angker dari Lawang Sewu. Bukan lagi wisata mistis, tetapi wisata historis. Kami buka untuk kegiatan seni dan budaya,” katanya.

Terbukti, berbagai upaya pembenahan pengelolaan Lawang Sewu menjadikan gedung milik PT KAI itu semakin banyak dikunjungi wisatawan, termasuk berkat kerja sama yang dijalin dengan biro-biro wisata. “Untuk mendongkrak kunjungan, kami ajak kerja sama biro-biro wisata. Kemudian, Dinas Pendidikan dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang juga diajak kerja sama kunjungan ke museum,” tambahnya.

Tarif tiket masuk Lawang Sewu, tambah Sapto, tidak mengalami perubahan, yakni untuk kalangan dewasa sebesar Rp 10.000 per orang, sementara anak-anak dan pelajar cukup membayar Rp 5.000 per orang. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.