Kutai Timur Promosi Wisata di Bandara Sepinggan

0
1321
Jembatan Gantung Bukit Bangkirai Kaltim (Foto: http://www.amabeltravel.com)

KUTAI TIMUR, Bisniswisata.co.id: Sejumlah potensi wisata di Kutai Timur (Kutim) Kalimantan Timur, kini mulai dipromosikan melalui foto wisata di lokasi yang cukup strategis. Salah satunya di bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan. Langkah ini agar turis yang datang ke Kalimantan Timur bisa melihat dan akhirnya nanti berkunjung ke Kutim.

“Kita ingin sekali mempromosikan potensi andalah yang dimiliki. Kita berharap, para turis yang datang ke Balikpapan dan sekitarnya, bisa ke Kutim setelah melihat foto-foto potensi wisata yang kita pajang di Bandara,” kata kepala Dinas Pariwisata Kutim Dwi Susilanto Gamawan, seperti dilansir laman Merdeka.com, Ahad (02/04/2017).

Dijelaskan, sesuai rekomendasi pengelola bandara (Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan) Balikpapan, beberapa potensi dan destinasi wisata Kutim akan dipamerkan dalam bentuk banner besar, berukuran 2,5×1,5 meter di dinding-dinding terminal kedatangan (domestic dan luar negeri),” sebut Anto, sapaan akrab Kadispar.

Foto-foto yang akan dicetak dalam bentuk banner tersebut meliputi eksotisme kawasan karst yang banyak tersebar di berbagai kecamatan di Kutim, Hutan Lindung Wahea di Muara Wahau yang sudah diakui oleh duia, hingga gambar-gambar tari-tarian tradisional suku asli pedalaman.

Selain itu potensi hutan konservasi di Prevab Mentoko, Desa Kabo Jaya, Sangatta Utara dan Taman Nasional Kutai (TNK) di Sangatta Selatan serta Teluk Pandan. Setiap gambar yang ditampilkan akan diberi sedikit redaksi berupa informasi terkait potensi destinasi wisata tersebut. Walau tak semua, namun rata-rata potensi dimaksud merupakan wisata petualangan dan sejarah.

Untuk setiap gambar yang dipajang, hanya dikenakan biaya Rp 400 ribu dengan durasi tanpa batas. Pihak bandara hanya meminta pemerintah daerah untuk dalam jangka waktu tertentu mengganti setiap tampilan. Tentunya dengan potensi pariwisata yang berbeda.
Melalui promosi potensial di bandara ini, Anto berharap kunjungan wisata ke Kutim semakin meningkat dimasa datang. Sehingga secara tak langsung turut menambah penghasilan Pemkab Kutim dari sisi penerimaan asli daerah (PAD).(*/MDK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.