Kunjungan Wisatawan ke Sumatera Selatan Sangat Rendah

0
1347
Bukit Serelo yang ditawarkan wisatawan

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sumatera Selatan (Sumsel) masih sangat rendah, belum menggembirakan. Sejak Januari hingga Oktober 2014, wisman yang datang ke destinasi wisata di Sumsel sekitar 31.000 pelancong asing.

“Rendah kunjungan wisman karena lokasi wisata di Sumsel sangat jauh jaraknya. Sehingga membuat wisatawan capek sekaligus membosankan di jalanan,” ungkap Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan Farhat Syukri kepada www.test.test.bisniswisata.co.id usai peluncuran THe 3rd Musi Triboatton 2014, di Jakarta, Ahad (9/11/2014) petang.

Selain itu, lanjut Farhat, akses menuju destinasi wisata belum memadai. Kondisi jalan, infrastruktur di tempat wisata masih jauh harapan. Ini tantangan yang dihadapi pariwisata Sumsel. “Padahal destinasi wisata Sumsel tak kalah menariknya dibandingkan dengan daerah lainya,” komentarnya.

Dikatakan, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memacu berbagai kegiatan baik tingkat nasional maupun internasional untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke daerah tersebut. “Jadi wisata MICE menjadi andalan kami saat ini. Juga wisata kuliner seperti empek-empek Palembang yang terkenal namun ini hanya untuk wisatawan nusantara saja,” lontarnya.

Setiap tahun, Sumsel rutin menjadi tuan rumah berbagai kegiatan sehingga jumlah masyarakat termasuk wisatawan yang berkunjung ke Sumsel menjadi meningkat, kata dia.

Kegiatan yang sudah teragenda untuk November sampai Desember 2014 antara lain Musi Triathlon pada November, juga ada Festival Film Indonesia, MTQ Internasional, juga tahun 2018 akan ada Sea Games. “Umumnya dengan ada kegiatan itu, jumlah kunjungan wisatawan menjadi meningkat,” komentarnya.

Farhat menambahkan dengan digelarnya Musi Triboatton 2014 pada 24 hingga 29 November 2014, di Palembang Sumatera Selatan (Sulsel), diharapkan kunjungan wisatawan juga meningkat.

Event unik didunia yang ketiga kalinya ini, merupakan perlombaan yang menggabungkan tiga cabang olahraga yaitu arung jeram, kayak, dan perahu naga, dengan mengarungi sungai Musi sejauh kurang lebih 523 kilometer, menyusuri empat wilayah Kabupaten dan satu Kota. Yaitu Kabupaten Empat Lawang, Musi Rawas, Musi Banyuasin, Banyuasin, Kota Palembang dan berakhir di Jembatan Ampera.

Peserta melewati beberapa tahapan sebanyak lima etape. Etape 1 yakni Tanjung Raya – Tebing Tinggi (35 Km), etape 2: Tebing Tinggi – Muara kelingi (140 Km), etape 3: Muara Kelingi – Sekayu (165 Km, etape 4: Sekayu – Pengumbuh (108 Km) dan etape 5: Pengumbuh – Palembang (75 Km).

Sebelas tim akan berpartisipasi dalam event yang disegal setiap tahun juga menjadi kalender tetap pariwisata ini, terdiri delapan tim luar negeri, yaitu Australia, Malaysia, Singapura, Iran, Filipina, Korea Selatan, Hongkong dan Brunei Darussalam. Tim nasional yang turut ambil bagian serta empat tim dari provinsi Jambi, Riau Jatim, Yogyakarta, Jawa Barat dan Sumatera Selatan.

Dijelaskan, dalam kegiatan tahun ini sudah ada peningkatan yang menggembirakan dibandingkan tahun sebelumnya. Pertama jumlah peserta luar negeri naik 400 persen yakni tahun sebelumnya hanya 2 peserta asing kini menjadi 8 negara.

Lebih istimewa lagi, kegiatan ini sudah terdaftar dalam Internasional Dragon Boat Federation tertanggal 1 September 2014 dengan nomor sertifikat afiliasi 14132.

Juga persiapan daerah-daerah di wilayah Sumsel telah siap, mulai tempat penginapan, kesenian daerah, daerah wisata yang akan dilalui serta kesiapan masyarakat menyambut kegiatan mendukung penuh karena masyarakat sadar akan mampu meningkatkan perekonomian daerah, paparnya.(endy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here