Krengsengan Kepala Kambing, Kuliner Unik Khas Surabaya

0
1906
Krengsengan kepala kambing pak wi

SURABAYA, test.test.bisniswisata.co.id: Kepala kambing biasanya jarang diolah karena teksturnya yang keras dan sedikit dagingnya. Namun, Pak Kaswi memiliki trik tersendiri. Dia bahkan menjadikan kepala kambing sebagai bahan utama untuk usaha kulinernya.

Pria yang biasa dipanggil Pak Wi menjadikan kepala kambing sebagai olahan bernama krengsengan. Krengsengan adalah sajian daging kepala kambing yang ditumis dengan bumbu sederhana. Bumbu yang ia gunakan seperti bawang merah, bawang putih, garam dan kecap manis.

Jika dilihat sekilas, tampilan krengsengan mirip dengan semur hanya saja disajikan dengan sedikit kuah. Dahulunya krengsengan dihidangkan Wi sebagai makanan pendamping minuman tuak (minuman beralkohol dari nira siwalan yang difermentasi).

Namun, melihat antusias dari pelanggannya yang banyak menyukai krengsengan, kini Wi hanya berjualan krengsengan saja. Usahanya ini sudah dibangunnya sejak 1963 yang berlokasi di Jalan Alun-alun, Bangunsari Selatan nomor 29, Surabaya.

Usaha yang terkenal dengan nama Warung Krengsengan Kepala Kambing Pak Wi ini hanya berjualan di teras rumahnya. Dan hanya terdapat dua meja serta kursi panjang yang dapat ditempati pelanggannya.

Meski warung makannya kecil, Wi mengaku krengsengannya ini sudah pernah disantap oleh para pejabat penting di Surabaya. Hal ini juga dikarenakan sajian krengsengan kepala kambingnya tidak berbau prengus sama sekali.

Ternyata rahasianya terletak pada cara pengolahan kepala kambing. Pertama-tama kepala kambing dibakar untuk menghilangkan bulunya. Setelah itu, dibersihkan dan dibelah menjadi empat bagian kemudian dicuci hingga bersih. Selanjutnya kepala kambing direbus selama 15 menit.

“Setelahnya, air rebusan dibuang dan kepala kambing dicuci kembali serta direbus lagi hingga empuk. Setelah empuk, semua bagian yang dapat dimakan dipotong-potong (kecuali otak) dan dicampur lalu dimasak dengan bumbu krengsengan,” ungkap Pak Wi seperti diunduh laman Merdeka.com, Sabtu (10/09/2016).

Seporsi krengsengan Pak Wi dihargai Rp18 ribu sudah termasuk nasi putihnya. Sedangkan, otak kambing dijual terpisang dengan harga Rp5 ribu per buahnya.

Krengsengan Pak Wi yang terbilang kuliner unik ini menjadi alasan tersendiri bagi para wisatawan Surabaya dan juga pecinta daging kambing yang ingin mencicipinya. Cita rasa krengsengannya yang gurih, sedikit manis, dan pedas tersebut dapat membuat pelanggannya ketagihan. (*/M)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.