Kota Tua Jakarta Tuan Rumah ASEAN Literary Festival 2017

0
495
Kota tua Jakarta (Foto: http://wisatajawa.co.id)

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Kota Tua Jakarta ditunjuk menjadi tuan rumah festival sastra dan budaya ASEAN Literary Festival (ALF) yang digelar pada 3 sampai 6 Agustus 2017. Selain diikuti penulis, intelektual, seniman, dan akademikus dari 10 negara anggota ASEAN, festival juga diikuti peserta dari lebih dari 20 negara di Asia, Eropa, Amerika, Afrika, dan Australia.

Perhelatan tahun ini menjadi keempat kalinya dan sangat istimewa, karena sekaligus diadakan untuk merayakan 50 tahun berdirinya asosiasi bangsa-bangsa Asia Tenggara atau yang lebih dikenal dengan nama ASEAN.

Salah satu pendiri sekaligus Direktur Program ASEAN Literary Festival, Okky Madasari, mengatakan ALF yang tahun ini mengambil tema Beyond Imagination telah berperan selama tiga tahun belakangan menjadikan budaya dan sastra sebagai unsur penting keberlangsungan ASEAN. “Apalagi telah mendeklarasikan diri menjadi komunitas,” ujar Okky, dalam siaran pers, Senin (12/06/2017).

Okky menekankan peran penting festival ini untuk memperkenalkan pencapaian dan produk sastra penulis-penulis ASEAN ke tingkat global. Menurut Okky, menjadi komunitas berarti mengenal budaya masing-masing termasuk keakraban terhadap produk-produk sastra dan buku dari setiap negara anggota.

“Inilah peran penting ALF. Hanya budaya dan sastra yang dapat secara genuine mengikat kita. Bersandar hanya pada ekonomi dan politik cuma menjadikan slogan komunitas ASEAN sekadar retorika dan ilusi,” kata Okky.

Perayaan ALF 2017 kali ini didukung penuh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pariwisata, serta Kementerian Luar Negeri. Tiap tahun, sebelum festival sebagai puncak perayaan digelar, ALF selalu mengadakan acara pra-festival, antara lain Sastra Masuk Kampung, residensi, dan satu tambahan program baru yakni Jambore Nasional Sastra.

ALF tahun ini menghadirkan belasan sesi diskusi sebagai bagian utama festival. Seperti tahun-tahun sebelumnya, ALF selalu konsisten mengusung tema yang menjadi permasalahan penting masyarakat meskipun mendapatkan tantangan besar.

Tahun ini, kebebasan berekspresi menjadi isu utama selain persoalan meningkatnya radikalisme dan terorisme serta peran media sosial yang semakin sentral dalam kehidupan pribadi dan bermasyarakat. ALF juga akan diramaikan oleh pertunjukan seni, demo kuliner, dan pameran buku.

Perayaan 50 tahun ASEAN ini, bagi Okky, merupakan refleksi pencapaian pembentukan komunitas budaya dan sastra kawasan. Sekaligus, kata dia, akan menjadi tantangan 50 tahun ke depan. “Budaya dan sastra menjadi konten penting dalam era digital dan media sosial sekarang ini,” ujarnya.

ASEAN Literary Festival menjadi event menarik yang turut menghidupkan destinasi Kota Tua Jakarta. Sebelumnya Presiden Joko Widodo telah menetapkan Kota Tua sebagai destinasi prioritas. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.