Konser Musik Robert Rich, Bikin Penonton Tidur Nyenyak

0
531

DURHAM, test.test.bisniswisata.co.id: Jangan mengharapkan musik hingar-bingar saat mendatangi salah satu konser Robert Rich. Sebab setiap penonton akan dibuat tertidur lelap oleh alunan musik Rich. Robert Rich Sleep Konser, memang konser yang unik. Selain hanya digelar sekali setahun juga penjualan tiketnya cepat ludes. Sejauh ini, Rich pernah tampil di Krakow, Tokyo, kopenhagen dan, Durham.

“Ini tentang berbagai jenis pengalaman mendengarkan, dalam kondisi pikiran setengah terjaga setengah tertidur. Saya mendorong (penonton konser) untuk bersantai karena konser akan berjalan sepanjang malam,” kata Rich seperti diunduh laman The Huffington Post, Selasa (7/6/2016).

Benar sekali, Sleep Concert Rich akan berlangsung sepanjang malam. Konser tersebut dilangsungkan selama sekitar delapan jam. Tujuannya adalah membuat penonton senyaman mungkin dan tertidur nyenyak. Jadi mereka akan membutuhkan matras, bantal, dan pakaian yang nyaman.

Rich menggambarkan konsernya sebagai pertunjukan musik ambient elektronik dengan tempo yang sangat lambat. Suasana dalam setiap konsernya begitu tenang, sehingga penonton bisa menenangkan pikiran.

Rich pertama kali mengadakan Sleep Concert pada tahun 1982. Saat itu dia masih berstatus mahasiswa di Universitas Stanford. Menurut Rich sendiri, dia bereksperimen dengan konser selama berjam-jam untuk menciptakan lingkungan yang dapat mendorong penonton untuk mengeksplorasi emosi mendalam.

Namun pertengahan tahun 1980-an, pertunjukan konsernya dihentikan karena dinilai sangat melelahkan. Namun tahun 1996, Robert Rich Sleep Konser kembali menghidupkan lagi konsernya hingga sekarang.

Terakhir, Robert Rich Sleep Konser untuk event Moogfest 2016 di North Carolina Amerika Serkat. Selama konser, semua ruangan kamar berkarpet agar penonton lebih nyaman saat tertidur. Sekitar 220 penonton memenuhi ruangan dengan rileks.

Bagaimana Anda menggambarkan Concert Sleep? “Ini konser yang berlangsung delapan jam, dari tengah malam sampai 8 pagi. Dan saya mendorong orang untuk membawa bantal, kantong tidur. Mereka hanya bersantai dan tidak mengharapkan kembang api besar terjadi,” jawabnya.

Diakuinya cara ini bukan untuk membantu orang tidur lebih baik. Idenya adalah untuk memberikan izin untuk mengeksplorasi kesadaran batin mereka sendiri orang – untuk menggunakan musik jenis seperti gua explorer, mungkin mengungkap string untuk menemukan jalan mereka kembali keluar melalui gua. Ini thread yang menciptakan rasa kontinuitas melalui negara bagian yang berbeda dari kesadaran.

Jadi pendengar seharusnya terjaga atau tertidur untuk mendengarkan musik ini? “Biasanya, orang-orang yang diam, tenang, hening membuat seorang akan tertidur. Ini jelas karena lingkungan berbeda. Jadi tujuannya untuk membuat semacam hiper-terfokus kesadaran pendengaran. Ini adalah ruang yang sangat rapuh dengan jenis yang indah keheningan. Orang itu pasti sensitif terhadap suara terkecil,” lontarnya. (*/NDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.