Kisah Para Pendiri Kaskus Dilayarlebarkan

0
794
Naya Anandita dan Ken Dean Lawadinata,

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Film tentang para pendiri komunitas Kasak-kusuk (Kaskus) diangkat ke layar lebar. Sutradara muda Naya Anindita dipercaya menanganinya. Aktor Dion Wiyoko berperan sebagai Ken Lawadinata dan Albert Halim memerankan tokoh Andrew Darwis, yang naskahnya ditulis Priesnanda Dwi Satria dan Ilya Sigma.

Pengambilan gambar untuk film itu dilakukan di Jakarta dan Seattle, Amerika Serikat. Pembuatan film drama komedi itu sudah dilakukan sejak beberapa bulan lalu dan ditargetkan selesai akhir 2015. Diharapkan awal tahun 2016, film ini sudah beredar.

“Film ini bukan tentang bisnis, namun sebuah film tentang arti pentingnya persahabatan. Semoga film ini mampu menginspirasi para generasi muda, dan Naya adalah sosok yang tepat untuk menggarapnya,” kata Founder Kaskus Ken Dean Lawadinata usai acara perhelatan akbar Forum Pelajar Indonesia (FOR) ke-7 yang melibatkan 250 pelajar SMA se-Indonesia. Acara FOR sejak 10-14 November 2015, ditutup di Blok M Plaza Jakarta, Sabtu kemarin.

Ken Den melanjutkan selama ini cerita-cerita bertema motivasi dan inspirasi belum banyak di Indonesia, dan berharap kisah para pendiri Kaskus bisa menambah daftar film semacam itu. “Semoga cerita-cerita kami bisa membangun para pemuda bangsa ini sekaligus termotivasi untuk meniti karier dan perjalanan hidupnya dengan penuh semangat, penuh perjuangan, penuh kerja keras dan tak mengenal lelah,” harapnya.

Diakuinya, keinginan membuat film inspirasi ini, sudah lama. “Kami sudah ingin membuat film ini, tapi baru bertemu dengan yang cocok sekarang ini,” kata Ken, sosok tokoh muda yang selama ini banyak memberikan inspirasi bagi para pelajar hingga pengusaha muda Indonesia untuk bekerja lebih giat dan pantang mundur dengan ide-ide cemerlang yang dimiliki.

Karena sosok yang inspiratif tersebut, kisahnya juga akan diangkat dalam film Ken and Andrew The Movie. Peserta FOR diharapkan dapat termotivasi untuk bisa mencapai prestasi seperti yang diraih oleh tokoh-tokoh yang mereka temui. Kesuksesan ini pula yang membuat Ken ingin membagikan perjuangan, pengalaman, intuisi, dan keberaniannya dalam memperjuangkan impian. Ken merasa senang bisa berbagi pengalaman dengan peserta FOR yang masih duduk di bangku SMA.

“Saya tidak meragukan potensi para pelajar dan pemuda di Indonesia untuk menjadi pengusaha. Pola pikir dan mental pelajar atau pemudalah yang selama ini patut diacungi jempol karena dapat menjadi inspirasi para entrepreneur atau pengusaha. Dan ide-ide gemilang serta inovasi yang kreatif banyak sekali bermunculan dari para pemuda-pemudi Indonesia,” komentar Ken terkait dengan pertanyaan peserta FOR ke-7.

Ken juga ingin mendorong para pelajar untuk bermimpi setinggi-tingginya agar lebih jeli lagi dalam melihat peluang berbisnis, berani memperjuangkan apa yang mereka yakini sekaligus mengingatkan mereka bahwa tidak ada kesuksesan yang sifatnya instan. Kuncinya adalah tekad yang kuat dan konsisten yang kemudian direalisasikan dalam film biopiknya KenAndrew The Movie. Dalam film tersebut, diharapkan para pelajar saat ini mampu berpikir kreatif dan kritis dalam membangun sesuatu yang kelak dapat menjadi inspirasi bagi orang lain.

Naya Anandita, sutradara muda Naya Anandita Naya, sang sutradara, mengaku kaget saat diminta menggarap film tersebut. “Saya merasa terhormat sekali dan kaget tentunya, tapi saya akan berjuang semaksimal mungkin, apalagi saya juga member (anggota) Kaskus,” kata Naya, yang juga pemandu acara Jalan-Jalan Men!

Dilanjutkan, kecintaannya pada dunia film yang kini menjadikannya sebagai seorang sutradara muda Indoneia, juga berakar dari kemauan dan niat yang kuat. Karakter itu penting dalam sebuah kehidupan manusia. Karena pada dasarnya, karakterlah yang membawa kita menjadi apa yang kita cita-citakan di kemudian hari kelak.

“Sukses itu tidak harus menjadi kaya. Sukses itu ketika kita berhasil membangun karakter diri kita sendiri hingga mencapai cita-cita yang kita inginkan. Sukses itu adalah bagaimana kita bisa menginspirasi orang lain, bukan sebagai pengikut tetapi sebagai creator. Film KenAndrew The Movie adalah film layar lebar pertama buat saya dimana saya bertindak sebagai sutradara. Ini suatu kebanggaan saya dan keberhasilan saya karena niat dan cita-cita tadi yang membuat karakter saya terbentuk. Saya harap para pelajar saat ini pun mampu menjadi seorang isnpirator untuk orang lain, menjadi manfaat bagi orang lain,” sambung Naya yang murah senyum. (endy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.