Kisah Lanjutan Harry Potter bakal Dipentaskan di London

0
640

LONDON, test.test.bisniswisata.co.id: SAAT buku Harry Potter and The Deathly Hallows terbit pada 2007, pengarang J.K Rowling sangat yakin seri ketujuh mengakhiri petualangan dari ‘Anak Lelaki yang Bertahan Hidup’ dari serangan ‘Kamu Tahu Siapa’.

“Saya pikir Harry Potter 8, yang melanjutkan petualangan Harry, Ron dan Hermione, hal itu tidak akan ada,” kata Rowling sebagaimana dikutip dari Vanityfair.com, Sabtu (24/10/2015).

Tentu, kita mendapatkan sedikit cerita tambahan di situs Rowling, Pottermore, yang menggambarkan detail akan dunia Harry. Rowling juga menulis naskah untuk prekuel Fantastic Beasts dan Where to Find Them. Namun, kisah Harry Potter 8?

Hingga kini, menurut sebuah situs, dua babak dari naskah drama Rowling, Harry Potter and The Cursed Child, adalah sekuel dari Harry Potter.

Naskah ini akan dipentaskan di Palace Theatre London pada Juni tahun 2016. Menurut keterangan dari pihak teater tempat naskah itu dipentaskan, cerita tersebut diklaim merupakan ‘Episode ke Delapan’ kisah Harry Potter.

Faktanya, naskah ini bukan sebuah sekuel. Sinopsis resmi pertunjukan tersebut jelas mengatakan ceritanya banyak berkisah tentang Harry Potter.

Selalu sulit menjadi Harry Potter dan tidak mudah saat ini bahwa dia pekerja yang super sibuk di Kementerian Sulap, seorang suami dan ayah dari tiga anak-anak yang masih sekolah. Sementara Harry masih berjuang untuk melepaskan dari masa lalunya, anak termudanya, Albus, mesti berjuang dengan kejayaan keluarga yang tak pernah diinginkannya.

Sebagaimana masa lalu dan masa depan bercampur, ayah dan anak tersebut belajar kenyataan yang tidak mengenakkan: terkadang, kegelapan datang dari tempat yang tidak diduga-duga.

Naskah drama tersebut, yang dipertunjukan dalam dua babak, sebenarnya potensial membawa sebuah petualangan ajaib baru dari Rowling, di mana anak Harry, Albus, menjadi bintangnya. Dan tentunya, jika Warner Bros tertarik, Harry Potter and The Cursed Child mungkin akan difilmkan.

Rowling membantah akan membawa naskah drama ke dalam sebuah cerita lanjutan Harry Potter. “Cerita itu hadir karena ada orang-orang dalam satu grup berkumpul dengan ide brilian bagaimana untuk menampilkan Harry Potter di atas panggung,” ujar Rowling dalam sebuah pernyataan.“Saya cukup percaya diri bahwa saat penonton melihat Harry Potter and The Cursed Child mereka akan paham mengapa kami memilih menceritakannya dengan cara ini.”

Rowling juga menjelaskan bahwa naskah drama tersebut lebih akan tertuju pada penceritaan bagaimana masa-masa Harry menjadi anak yatim piatu dan terbuang.

Berdasarkan keterangan bagian produksi, pemeran atas pertunjukkan teater Harry Potter tersebut belum diumumkan. Sehingga, menarik untuk melihat apakah terdapat pemeran baru atau masih wajah-wajah lama yang memerankan pertunjukan ini.

Preview pertunjukan akan dimulai pada Juni tahun depan dan beberapa tiket tersedia dengan harga paling rendah 10 poundsterling.

Pertunjukan Harry Potter and The Cursed Child ditulis naskahnya oleh Jack Thorne berdasarkan cerita J.K Rowling dan disutradarai oleh John Tiffany. Karya tersebut mulai digarap sejak Desember 2013 lalu dengan target akan dipentaskan pada 2015 ini.

Tiket prioritas akan dijual pada pukul 11 pagi waktu London, pada 28 Oktober ini, yang menandakan perayaan publikasi dari novel Rowling yang pertama, Harry Potter and The Philosopher’s Stone. (*/ndy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.