Kirab Budaya Solo, Tak Mampu Dongkrak Kunjungan Wisatawan

0
2280
Kirab Budaya

SOLO, test.test.bisniswisata.co.id: SEDERET kegiatan budaya, diantaranya kirab budaya yang dilaksanakan di seluruh kelurahan dinilai tidak efektif dan kurang mendongkrak kunjungan wisatawan ke Kota Solo. Padahal kegiatan wisata budaya ini, menyedot anggaran yang tidak sedikit. Karenanya tahun 2016, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo berencana memangkas alokasi anggaran pelaksanaan kegiatan budaya tahunan hingga Rp 5 miliar, dari Rp 15 miliar.

“Pemangkasan anggaran ini sebagai bentuk evaluasi. Selama ini, even wisata budaya yang dihelat belum dikemas menarik sehingga tak banyak berdampak signifikan dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke kota Solo,” papar Penjabat (Pj) Wali Kota Solo Budi Suharto di Solo, Senin (21/12/2015).

Memang, sambung Budi, diperlukan integrasi kirab budaya kelurahan satu dengan yang lain. Hasil evaluasi kita seperti itu, jadi baiknya kirab budaya ke depan tidak digelar di tiap kelurahan lagi, tapi kita gabungkan,” lontarnya.

Selain monoton, masyarakat juga sudah merasa jenuh dengan kegiatan budaya yang digelar selama ini. Belum lagi dampak yang ditimbulkan, yakni kemacetan lalu lintas, hal ini membuat masyarakat kurang tertarik. Padahal kegiatan budaya yang dilaksanakan Pemkot setiap tahunnya mencapai 58 agenda, ucapnya.

“Kami akan memangkas kegiatan budaya dari 58 event budaya, menjadi hanya ada 20 agenda budaya saja. Kirabnya akan digabungkan kelurahan satu dengan lain ke dalam satu kirab” katanya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Solo Eny Tyasni Suzana menambahkan tahun 2015, Pemkot mengalokasikan anggaran untuk event budaya senilai Rp 15 miliar. Namun di APBD 2016, hanya dialokasikan sebesar Rp 10 miliar. (*/ndy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.