Kereta Api Perintis Sumatra Barat Diluncurkan

0
846
Kereta Wisata Melintas di Lembah Anai Sumbar (Foto: hendrypb.wordpress.com)

PADANG, bisniswisata.co.id: PT Kereta Api Indonesia (persero) secara resmi meluncurkan operasional kereta api perintis jurusan Lubukalung-Kayutanam, di Sumatra Barat. Dalam sekali perjalanan, kereta itu mampu mengangkut 160 penumpang dengan waktu tempuh 38 menit untuk jarak tempuh sekitar 20 km.

“Pengoperasian kereta perintis ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat di daerah. Kami berharap pengoperasian perintis ini dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat Padang dan sekitarnya akan moda transportasi massal yang nyaman, aman, dan bebas macet,” ujar Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro via rilis yang diterima redaksi bisniswisata.co.id di Jakarta, Rabu (02/11/2016).

Peresmian operasional KA perintis railbus itu dihadiri Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Prasetyo Boeditjahjono, Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro, Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno, dan perwakilan dari Muspida/Muspika setempat di Stasiun Padang.

Menurut Dirut PT KAI Edi, masyarakat pasti menyambut antusias hadirnya kereta itu. Musababnya, selain perjalanan menjadi lebih cepat, harga tiketnya pun sangat murah, yakni Rp3.000 sekali jalan.

Kereta perintis model railbus itu diberi nama Lembah Anai dan dalam sehari akan beroperasi sebanyak empat kali. Kereta itu berhenti di Stasiun Kayutanam, Stasiun Sicincin, dan Stasiun Lubukalung.

Untuk mempersiapkan pengoperasian kereta, PT KAI sudah melakukan uji operasional kelaikan jalan pada lintas Lubukalung-Kayutanam selama Juli-Agustus lalu.

Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Prasetyo Boeditjahjono memaparkan peluncuran kereta perintis itu merupakan penugasan Kemenhub kepada PT KAI.

Kontrak angkutan kereta api lintas pelayanan Lubukalung-Kayutanam tersebut mulai berlaku sejak 31 Agustus 2016 hingga 31 Desember 2016 atau selama empat bulan.

Nilai kontrak kereta api perintis itu mencapai sekitar Rp8,1 miliar. “Harapannya ialah kereta perintis ini bisa terus berjalan,” imbuh Prasetyo. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.