Home INDEX Kementrian Pariwisata Harus Cermati Penurunan Turis Australia ke Indonesia

Kementrian Pariwisata Harus Cermati Penurunan Turis Australia ke Indonesia

0
2050
Turis Ausie jalan-jalan di Bali

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Badan Pusat Statistik (BPS) mendesak Kementerian Pariwisata untuk mencermati terjadinya tren penurunan yang tajam, jumlah kunjungan wisatawan asing asal Australia ke Indonesia, terutama Bali dalam beberapa bulan terakhir ini. Mengingat, selama ini turis asal negeri Kangguru paling gemar berlibur ke Bali. Sayangnya, kini banyak yang hengkang berwisata ke negara lain.

“Selama Agustus 2015, wisatawan Australia turun 3,54 persen dibanding Agustus tahun lalu yang mencapai 98,2 ribu orang. Jadi ada penurunan 5 ribu orang dibandingkan Juli 2015.
Penurunan ini harus mendapat sorotan dari Kementerian Pariwisata Indonesia, agar kondisi ini tidak semakin memburuk lagi,” saran Kepala BPS Suryamin dalam jumpa pers bulanan yang digelar di gedung BPS Jakarta, Kamis (01/10/2015).

Dilanjutkan, data penurunan ini, bagian informasi yang sangat penting bagi Kementerian Pariwisata untuk menyelidiki apakah turis Australia beralih liburannya ke negara lain, atau ada masalah lain yang perlu mendapat penanganan lebih serius lagi. “Terus terang, sebetulnya kita punya banyak objek wisata yang lebih bagus selain Bali, untuk ditawarkan ke turis Australia,” lontarnya.

Suryamin mengaku tidak mau cepat mengambil kesimpulan soal penurunan jumlah turis Australia, akibat berkurangnya minat berkunjung ke Bali. Sebab dalam kurun waktu yang sama, BPS secara kebetulan mencatat jumlah kunjungan turis melalui Bandara Ngurah Rai, Bali pada Agustus 2015 turun 11,29 persen dibandingkan Agustus 2014 yaitu dari 336,6 ribu kunjungan menjadi 298,6 ribu kunjungan. Juga dibanding Juli 2015, jumlah kunjungan turis melalui Bandara Ngurah Rai, Bali turun cukup besar, yaitu 21,8 persen.

Disinggung apakah penurunan ini akibat kejadian tidak mengenakan kerap menimpa wisatawan Australia di Bali, seperti dipungli atau akibat warga Australia dijatuhi hukuman mati akibat kasus narkoba? atau dampak hubungan panas dingin kedua negara? “Saya tidak mau spekulasi soal kejadian-kejadian itu yang menyebabkan penurunan turis negara tetangga itu. Nah itu tugas Kementrian Pariwisata dan stakeholder pariwisata lainnya untuk mengangkat kembali agar turis Ausie datang lagi,” jawabnya diplomasi.

Secara kumulatif (Januariā€“Agustus) 2015, jumlah kunjungan wisatawan asing yang datang ke Indonesia mencapai 6,32 juta kunjungan atau naik 2,71 persen dibanding kunjungan turis pada periode yang sama tahun 2014 yang berjumlah 6,16 juta kunjungan.

Sementara jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Agustus 2015 mencapai 850.500 orang atau naik 2,87 persen dibandingkan jumlah kunjungan wisman pada Agustus tahun lalu. Sedangkan bila dibandingkan dengan kunjungan pada Juli 2015, terjadi kenaikan 4,46 persen.

Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang di 27 provinsi selama Agustus 2015 tercatat sebesar 1,93 hari, atau terjadi penurunan sebesar 0,08 poin, jika dibandingkan Agustus 2014. (redaksibisniswisata@gmail.com)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here