Kemenpar Kembali Promosikan Wonderful Indonesia Di 8 Bus OPENTOUR di Paris

0
488

Bus OPENTOUR di kota Paris berkeliling dengan badan bus dihiasi promosi Wonderful Indonesia dengan target penduduk Paris dan wisman yang datang ke ibukota Perancis. ( foto: Kemenpar) 

PARAPAT,Sumatra Utara, bisniswisata.co.id: Kementrian Pariwisata kembali gencarkan country branding pariwisata Indonesia yang ditampilkan di 8 bus OPENTOUR di Paris. Promosinya digelar 11 April-9 Mei 2017, kata Menteri Pariwisata Arif Yahya.

“ Branding Wonderful Indonesia di Paris ini untuk kedua kalinya dan akan berjalan selama empat minggu setelah sukses pada 2016 lalu. Ini adalah kegiatan Branding yang bermain di bus wisata kota Paris, kota dengan jumlah wisatawan mancanegara terbesar. Ada 85 juta wisman yang tiap tahun berkunjung ke Paris,” kata Menpar Arief Yahya dalam rilisnya yang diterima kemarin.

Menurut dia, diluncurkannya promosi ini di  bulan April untuk menyongsong liburan pertengahan tahun dan mengingatkan kembali branding Wonderful Indonesia di Eropa. Badan bus-bus dibalut promosi destinasi unggulan itu setiap hari berkeliling di jalan- jalan kota Paris.

Dengan desain bertema selancar, Danau Toba dengan rumah tradisional Batak, anak-anak Indonesia dengan pakaian tradisional dari berbagai daerah, diving kelas dunia, Pulau Komodo, gadis Bali dan Candi Borobudur, bus-bus itu menjadi pemandangan unik di tengah kepadatan di Negeri Menara Eiffel itu.

Di Perancis promosi Wonderful Indonesia sedang nge-hits. Lagi banyak dibicarakan publik dengan berbagai trik marketing. Lagi jadi perhatian di acara TV di sana. Lagi naik peringkat, mengalahkan Thailand dalam persentase jumlah outbound Perancis ke Indonesia, tambah Menpar Arief Yahya.

Eka Moncarre, Kepala Perwakilan Visit Indonesia Tourism Officer (VITO) Kemenpar di Paris, Perancis mengatakan jam operasi bus-bus di jalan itu mulai jam 9 pagi hingga jam 19.00 malam.

“Promosi bus keliling itu tepat karena sekarang sudah memasuki musim panas jadi saya optimistis penduduk kota Paris dan ratusan ribu wisatawan mancanegara yang berada di kota itu akan melihat bus-bus promosi Wonderful Indonesia itu,” jelas Eka.

Berbicara di sela-sela kegiatannya mendampingi tour operator dan travel agent Perancis di Danau Toba hingga 17 April mendatang ke Sumatra Utara, Sumatra Barat dan Belitung, Eka mengaku sangat yakin dengan bidikan target tadi.

Wisatawan Perancis dan pendamping sarapan pagi di Hotel Tiara Bunga, Tepi Danau Toba. (foto : Hilda Ansariah Sabri)

Selain sedang nge-hits, masyarakat Paris rata-rata technology minded. Hobinya tak jauh dari narsis dan mayoritas sudah digital lifetyle. Bagi yang hobi narsis, bus Wonderful Indonesia malah bisa dijadikan sasaran untuk posting dan menjadi viral di dunia maya, ungkap Eka

Branding bus-bus di Paris itu, menurut dia, akan memberi umpan kepada masyarakat Perancis untuk bahan bermain di medsos dan sangat efektif. Wonderful Indonesia jadi makin dibicarakan publik di dunia nyata dan dunia maya.

“Dengan promosi gencar seperti ini, saya yakin di 2017 Indonesia bisa meningkatkan angka kunjungan wisman Perancis menjadi 330.000 orang.

Tahun lalu, kunjungan wisman Perancis ke Indonesia meningkat 19,8% dibandingkan dengan 2015. Dari 209.466 orang, naik menjadi 250.921 wisman. Angka ini melebihi target yang ditetapkan Kementerian Pariwisata yang membidik 250.000 orang di 2016.

Meski kini biaya promosi Wonderful Indonesia sangat terbatas, Menpar Arief Yahya berupaya menggunakan banyak cara agar branding Wonderful Indonesia yang sudah berada di posisi 47 dunia itu tidak melorot.

“Sesungguhnya berat, karena brand itu harus dijaga terus dan dinaikkan nilainya yang semua itu membutuhkan anggaran promosi pariwisata yang konsisten” jelasnya.

Mensiasati budget, Menpar Arief melakukan co branding, mencari momentum dan memilih media promosi yang pas. Bus, trem, kereta, taxi, public transportation yang bergerak itu, ternyata lebih efektif, lebih viral, dan mewarnai media sosial. (*/HAS)

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.