Kemenpar Buka Pameran Food & Hotel Indonesia 2015

0
746
Suasana pameran Food and Hotel Indonesia 2015 di JIExpo, Kemayoran.

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Pameran dagang bertaraf internasional dan terbesar, Food & Hotel Indonesia 2015 dibuka Dirjen Pemasaran Pariwisata Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Esthy Reko Astuti di JI Expo Kemayoran, Jakarta Utara, Rabu (15/4/15).

Pameran yang berlangsung selama empat hari (15-18/4/15) ini diselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan yang terus meningkat dalam pertumbuhan dan perkembangan industri hotel, makanan, minuman, dan jasa boga.

13 perwakilan negara dari Australia, China, Iran, Italy, Korea (2), Singapore, Afrika Selatan, Spanyo, Taiwan (2), Turkey, dan Amerika Serikat mengikuti kegiatan yang memakai area pameran seluas 28.097 m2.

“Kami mendukung penyelenggaraan Food and Hotel Indonesia 2015, kerana pameran ini bisa menjadi ajang promosi pariwisata yang efektif,” ujar Dirjen Pemasaran Pariwisata Kemenpar, Esthy Reko Astuti.

Menurut Esthy promosi pariwisata dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya pertukaran pengetahuan kuliner. Beberapa negara dinyatakan sukses menyampaikan promosi negaranya melalui kuliner tersebut.

“Hotel dan kuliner menjadi kebutuhan dasar bagi para wisatawan. Dengan terpenuinya dua kebutuhan ini, maka diharapkan angka kunjungan wisatawan meningkat,” ungkapnya.

Selain itu, ajang untuk ke-13 kalinya ini diharapkan sebagai stimulus untuk peningkatan dunia kuliner dan perhotelan Indonesia.

Pameran dua tahunan ini tidak hanya dapat dinikmati pelaku industri hotel dan restoran tetapi juga pecinta kuliner yang ingin mencicipi aneka ragam masakan dan minuman, baik dari dalam maupun luar negeri.

Pameran yang diikuti sekitar 1.600 perusahaan dari 47 negara selain menampilkan masing-masing pavilionnya juga diramaikan dengan demo dan beberapa pertandingan, seperti Latte Art Championship dan Indonesia Cup Tasters Championship juga Salon Culinaire yang mempertandingkan bakat memasak dari para koki. (evi)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.