Kembali, Atap Terminal 3 Bandara Soeta Ambrol

0
396
Atap Terminal 3 ultimate Bandara Soekarno Hatta ambrol lagi (Foto: Okezone.com)

TANGERANG, bisniswisata.co.id: Tragis sekaligus memalukan. Terminal 3 ultimate Bandara Soekarno Hatta Tanggerang, yang dielu-elukan ternyata tak sesuai harapan. Buktinya, belum genap satu tahun diresmikan, atap plafonnya kembali ambrol. Ini merupakan kejadian kedua kalinya, dalam dalam kurun waktu tiga bulan terakhir.

Kali ini, ambrolnya atap di Terminal 3 Ultimate Bandara Internasional tersebut, terjadi di area kedatangan tepatnya dekat pintu Kantor Kesehatan Pelabuhan. Kejadian ini sempat mengangetkan sejumlah pengguna jasa penerbangan yang melintas di tempat kejadian itu. Hingga kini penyebab rontoknya belum diketahui.

Senior Manager Bandara Soekarno Hatta, Suriawan Wakan menjelaskan ambrolnya atap terjadi sekitar pukul 10.00 Wib, karena plafonnya lepas. Namun Demikian, kata dia, peristiwa itu tidak berdampak ke seluruh jadwal operasional penerbangan. “Seluruh jadwal penerbangan normal,” kata dia, Kamis (15/12).

Pihak bandara langsung melokalisir lokasi runtuhnya atap tersebut serta buru-buru membersihkan sisa-sisa reruntuhan plafon agar tidak mengganggu pelayanan di Terminal 3.

“Kami mohon maaf kepada seluruh pengguna jasa atas segala ketidaknyamanan yang ditimbulkan dari jatuhnya plafon di Terminal 3. Selanjutnya kami akan segera memperbaiki kerusakan yang terjadi di area tersebut sambil melakukan investigasi dengan pihak konsorsium KSO” kata Suriawan.

Suriawan menjelaskan, sejak Terminal 3 Ultimate diresmikan beberapa bulan lalu, masih dalam kondisi pemeliharan dari konsorsium Kawahapejaya Indonesia KSO (Wijaya Karya / Waskita Karya), sehingga kerusakan itu masih tanggung jawab mereka.

Project Manager Pengembangan Terminal 3 KSO Kawahapejaya (Wijaya Karya / Waskita Karya), Yulianto menjelaskan, penyebab jatuhnya plafon dikarenakan adanya pengerjaan pemeliharaan fasilitas ducting (Penyaluran pipa air) beberapa waktu lalu.

Sebelum atap itu ambrol, katanya, pihaknya, juga sedang melakukan perbaikan plafon, sehingga diperkirakan terjadi getaran yang menyebabkan plafon tersebut copot. ” Ke depannya kami akan meningkatkan proses quality control, sehingga kejadian seperti itu tidak terulang lagi.”

Berdasarkan catatan, pertengahan September 2016 lalu peristiwa serupa juga terjadi di ruangan Officer in Charge (OIC), Terminal 3 Ultimate Bandara Sookarno Hatta. Hal itu terjadi karena adanya perluasan tempat pengaduan publik, sehingga saat pembatas ruangan itu dibobok, plafonnya runtuh. (*/MIO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.