Kebiasaan Buruk Wisatawan Saat Liburan

0
812

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Liburan seharusnya menyisakan kenangan yang indah. Hanya saja, ini tak berarti kalau liburan akan selalu berakhir indah, tak pernah buruk, menyebalkan. Niatnya mungkin baik, liburan untuk menenangkan diri dan bersantai. Seringkali, tujuan awalnya memang hanya itu, tapi ujung-ujungnya ada saja yang berubah buruk, good traveler gone bad.

Ada beberapa kebiasaaan buruk yang dilakukan wisatawan saat mereka liburan. Dari keinginan untuk membawa pulang handuk hotel sampai mengutil barang-barang yang ada di hotel.

Situs perjalanan online, Hipmunk, dikutip dari Travel and Leisure, melakukan survei terhadap 1000 wisatawan untuk mengetahui kebiasaan buruk yang dilakukan saat liburan.

01. Masuk pesawat lebih awal

Menurut survei, tujuh persen responden berusaha masuk pesawat terlebih dulu sebelum mereka dipanggil. Usaha menyerobot antrean mungkin bisa dilakukan, tapi kalau ketahuan petugas bandara, mereka seharusnya tak akan bisa masuk lebih dulu.

02. Mengambil makanan lebih

Sekitar 70 persen dari wisatawan mengikuti survei, mereka mengaku mengambil makanan dari restoran tempat sarapan. Biasanya makanan-makanan ini diambil untuk disantap di kamar atau diberikan kepada ‘penghuni gelap’ di kamar yang tak kebagian sarapan di hotel.

03. Penghuni gelap di kamar

Sekitar 37 persen wisatawan mengaku jika mereka menyelundupkan penghuni lain dalam satu kamar. Dan mereka tidak memberitahukan pihak hotel. Alasannya, makin ramai makin meriah di kamar.

04. Mengubah liburan jadi perayaan

Terkadang ada saja orang yang ingin memanfaatkan keadaan. Sekitar 10 persen peserta survei mengaku kalau mereka terkadang berbohong untuk mendapatkan keuntungan saat liburan. Misalnya mengaku-aku merayakan ulang tahun atau bulan madu hanya untuk mendapatkan special upgrade kamar. (*)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.