Kearifan Lokal, Kunci Keberhasilan Pariwisata Bali

0
871
wisata dan budaya jadi daya tarik Turis mancanegara yang saksikan tari kecak (foto: en.wikipedia.org)

BALI, test.test.bisniswisata.co.id: Wakil Ketua Komisi X DPR Sutan Adil Hendra, mengatakan Bali mempunyai daya tarik budaya dan adat istiadat, yang menarik bagi wisatawan. Bukan hanya wisatawan domestik, tapi juga mancanegara.

“Banyak sekali input yang kita dapat di daerah. Misalnya tema kali ini terkait pariwisata kearifan lokal. Kita ketahui, salah satu kunci keberhasilan pariwisata Bali adalah menjaga kearifan lokal,” kata Sutan, dalam keterangan persnya, Senin (10/10).

Ia berharap, destinasi pariwisata lain pun dapat menjaga kearifan lokalnya. Misalnya Danau Toba, Tanjung Lesung, Wakatobi, Bangka Belitung, dan lain sebagainya. Namun, lanjut dia, persoalan yang harus dievaluasi adalah minimnya infrastruktur. ”Akses sangat memprihatinkan,” tegas politisi asal dapil Jambi itu.

Sebelumnya, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengingatkan stakeholder pariwisata di Bali agar tidak terlena berada dalam zona nyaman pariwisata seperti saat ini. “Harusnya mampu melihat pesaing-pesaing, jangan diam dan terlena. Kita pikir kita paling hebat sendiri, padahal tetangga kita semua membangun pariwisatanya,” kata Gubernur Pastika.

Menurut dia, seringkali pelaku pariwisata merasa seperti katak di bawah tempurung sehingga merasa paling hebat dan bangga sendiri. Padahal, sesungguhnya banyak wisatawan yang mau ke Bali, sudah terlebih dahulu “nyangkut” di Malang dan Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur.

Selain itu, tambah dia, kalau Bali hanya menawarkan tujuan wisata yang itu-itu saja, lama-lama wisatawan juga akan bosan, terutama mereka yang berkunjung berulang kali ke Bali. “Sekarang misalnya datang ke Besakih, apa mereka besok datang lagi ke Besakih, pasti tidak,” ujarnya.

Apalagi, lanjut dia, pemerintah pusat juga sudah meluncurkan “10 Bali Baru”. Oleh karena itu, hendaknya dilihat apa saja yang dikerjakan para pesaing Bali. “Bukan untuk mematikan mereka, tetapi agar kita /ngeh, jangan terlena pada diri sendiri. Kita juga harus tetap optimistis Bali tetap berkembang dan mengikuti perkembangan global. Apalagi Bali memiliki kelebihan dari sisi keunikan,” kata Pastika sambil mengingatkan agar pelaku pariwisata jangan sampai terlena dengan perubahan yang terjadi begitu cepat. (*/REP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.