Kapal Wisata Terbakar, 23 Wisatawan Tewas

0
610
Kapal Motor Zahro Express yang terbakar (Foto: Liputan6.com)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kapal wisata Zahro Express tujuan Pulau Tidung Kepulauan seribu terbakar sesaat bertolak dari Pelabuhan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, Ahad (01/01/2017) sekitar pukul 08.46 WIB. Akibatnya 23 orang wisatawan lokal meregang nyawa.

Sebanyak 20 jenazah korban Kapal Motor Zahro Express telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. “20 jenazah sudah tiba, semuanya luka bakar 100 persen,” kata Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Metro Jaya Kombes Umar Shahab di RS Polri, Minggu (1/1/2017).

Sementara tiga jenazah lainnya saat ini masih berada di Rumah Sakit Atmajaya, Pluit, Jakarta Utara. Ketiga jenazah tersebut tidak mengalami luka bakar. “Tiga korban lainnya yang masih di RS Atmajaya meninggalnya karena tenggelam,” ungkap Umar.

Umar menuturkan, pihaknya belum bisa menjelaskan lebih lanjut terkait jenis kelamin maupun umur dari ke 20 jenazah tersebut. “Jenis kelamin perempuan atau laki-laki belum (bisa diidentifikasi),” tandas Umar.

“Seluruh korban meninggal, identitasnya masih dalam proses identifikasi petugas kepolisian,” ungkap Kepala Suku Dinas (Kasudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu, Edi Rudiyanto di Jakarta, Ahad (1/1).

Selain melakukan proses identifikasi korban, sambung Edi, juga melakukan proses evakuasi dengan mengerahkan dua unit kapal fireboat serta dua unit kapal dari Polisi Air dan TNI. Bahkan agar mempercepat proses evakusi juga masyarakat diikut serahkan. Yakni dengan bantuan dari kapal nelayan dan kapal pengangkut sampah.

Kepala Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Utara, Satriadi Gunawan menjelaskan hingga kini belum diketahui penyebab terjadinya kebakaran.

Selain korban tewas, terdapat pula korban luka-luka sebanyak tujuh orang yang langsung dilarikan ke RS Atmajaya Pluit. Diperkirakan masih ada korban lainnya. Sebab, dari informasi yang diperoleh terdapat 180 penumpang lebih di atas kapal wisata tersebut.

“Informasi yang kami dapat, sebagian besar penumpang sudah dievakuasi dengan kapal dari kepolisian dan dishub. Sudah ada 153 penumpang yang selamat sampai ke daratan,” kata Kepala Unit Pelayanan Angkutan Perairan dan Kepelabuhanan Dishubtrans DKI Jakarta, Syamsuddin, di Pelabuhan Muara Angke,

Selain itu, dari data posko di lokasi, tercatat sebanyak 17 penumpang masih dalam pencarian. Pejabat polisi dan pihak terkait masih memastikan informasi tersebut dengan berkoordinasi kepada personel di tengah laut.

Dilaporkan kapal ini berangkat melalui Dermaga Dishub DKI dengan tujuan Pulau Harapan, Kepulauan Seribu. Saat keluar pelabuhan, tiba-tiba mesin kapal mengalami gangguan dan akhirnya meledak hingga mengagetkan penumpang.

Penumpang berhamburan untuk menyelamatkan diri dari kobaran api, di antaranya mereka meloncat ke laut. Setelah api dipadamkan, Petugas Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) menarik Kapal Zahro Express.

Perwira Piket Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) DKI Jakarta, Wahyudin memperkirakan masih ada korban lain mengingat jumlah penumpang di kapal itu terdapat sekitar 100 penumpang. Saat ini, petugas dibantu warga masih melakukan evakuasi terhadap korban yang selamat.

“Kendalanya karena kebakaran berada di tengah laut. Saat ini terus dilakukan upaya evakuasi,” tandasnya.? Diduga masih ada 17 orang penumpang hingga siang ini belum ditemukan. (*/BBS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.